Berita

Jokowi Tak Berwenang Intervensi Konflik di ITC Mangga Dua

SELASA, 10 SEPTEMBER 2013 | 18:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak berwenang mengintervensi konflik antar pedagang di pusat perbelanjaan ITC Mangga Dua. Sebab, pusat perbelanjaan memiliki anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) PPRS untuk mengatasi persoalan-persoalan yang ada.

"AD/ART merupakan acuan pelaksanaan kependudukan di suatu apartemen atau rumah susun. Sepanjang mereka taat AD/ART pasti tertib. Itu acuan berpenduduk dan berkomunikasi di sana," ujar kata Kepala Dinas Perumahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Pasodung Yonathan kepada wartawan, Selasa (10/9).

Menurutnya, pemprov hanya bertindak sebagai pembina, dan tidak boleh ikut campur dalam persoalan yang muncul di ITC Mangga Dua. Artinya, dirinya tidak bisa mengambil keputusan. Namun untuk memediasi kedua belah pihak masih bisa dilakukan.


Sebelumnya, sejumlah pedagang ITC ke Gubernur DKI Joko Widodo mengadukan listrik di kiosnya dipadamkan. Mereka tidak mau membayar listrik dan biaya pelayanan (service charge) karena PPRS dinilai mereka tidak transparan. Menanggapi aduan itu, Gubernur Jokowi meminta meminta semua Kepala Dinas mengurusi laporan-laporan dari masyarakat.

Ketua Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (PPRS) Bukan Hunian ITC Mangga Dua Henry Tjandra mengatakan keluhan yang disampaikan beberapa pedagang kepada Jokowi tidak benar. "Aliran listrik diputus karena mereka menunggak pembayaran listrik selama berbulan-bulan. Menurut aturan PLN saja, kalau tidak bayar sebulan, aliran listrik bisa diputus langsung."

Ia mengatakan, toleransi telah diberikan pihak pengurus PPRS Bukan Hunian ITC Mangga Dua. Yakni dengan memberikan waktu hingga tujuh bulan kepada para pedagang untuk membayarkan tunggakan listriknya.  Pada tahap pertama, (19/8) pemadaman listrik dilakukan kepada 272 kios. Sejak pemadaman, hingga saat ini pemilik kios yang telah melakukan pembayaran ada sebanyak 255 kios. Sedangkan 17 kios lainnya belum membayarkan kewajibannya.

Mengenai keluhan service charge yang tinggi, lanjutnya, ITC Mangga Dua adalah salah satu yang termurah dibandingkan pusat belanja lain di Jakarta. Ia mengatakan, pedagang yang protes tidak sampai 10 persen dari 3.500 kios yang ada di ITC.[dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya