Berita

puan-mega/net

Ketika Kharisma Puan Maharani Belum Selevel Megawati Soekarnoputri...

SELASA, 10 SEPTEMBER 2013 | 13:09 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dalam Rakernas III PDI Perjuangan beberap hari lalu, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri terlihat memberi sinyal untuk memberikan estafeta kepimpimpinan partai kepada Puan Maharani. Megawati misalnya, menyebut nama Puan dalam pidatonya, yang itu terkait dengan regenerasi kepimpinan.

Hal ini, kata pengamat komunikasi politik dari Universitas Parahyangan, Asep Warlan Yusuf, menunjukkan bahwa wacana awal yang sempat memunculkan putera kedua Megawati, Prananda Prabowo, sebagai calon penerus ketua umum terbantahkan. Faktanya, paling tidak itu sinyal yang dikirim Megawati, nama Puan lebih berkibar dari Prananda.

"Megawati kan menyerahkan kepada seleksi alam, nature. Secara nature, Puan lebih menonjol dibanding Prananda. Apalagi Puan memegang struktur partai yang menentukan," kata Asep kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 10/9).


Sayangnya, lanjut Asep, hingga kini, tingkat kharismatik Puan belum selevel Megawati. Puan, belum setingkat Megawati yang mampu menerjemahkan pikiran-pikiran Bung Karno dan mengaplikasikannya dalam praktek politik. Karena itu, bila pun Puan akhirnya memegang kendali partai, maka mau tak mau Puan harus disandingkan dengan tokoh-tokoh muda PDI Perjuangan lain yang bisa dikatakan memahami ajaran-ajaran Bung Karno.

"Misalnya ada Maruarar Sirait, Tjahjo Kumolo, Pramono Anung, atau Andreas Pareira. Puan harus ditopang oleh tokoh-tokoh muda itu, selain juga harus terus meningkatkan kapasitas pribadi," demikian Asep. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya