Berita

ilustrasi

Blitz

Dhani Yang Lalai, Dul Malah Tersangka

SELASA, 10 SEPTEMBER 2013 | 08:42 WIB

Kental nuansa kelalaian orangtua ketimbang musibah biasa. Polisi diingatkan jangan mengulang kasus anaknya Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

Pihak kepolisian telah mendalami kasus kecelakaan maut di Tol Jagorawi yang melibatkan putra Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Abdul Qodir Jaelani alias Dul pada Minggu (8/9) dini hari. Dul ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan yang menewaskan 6 orang dan melukai 9 lainnya itu.

“Kaitan dengan kasus kecelakaan ini, Dul statusnya tersangka karena yang mengemudikan mobil adalah Dul. Mobil tersebut hilang kendali, menabrak pembatas tol, menabrak Gran Max sehingga mengakibatkan 6 orang meninggal dunia dan 9 orang lainnya luka-luka,” jelas Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada wartawan di Jakarta, kemarin.


Atas kelalaiannya dalam berkendara sehingga mengakibatkan orang lain luka dan meninggal, Dul dijerat dengan Pasal 310 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Penetapan tersangka terhadap Dul, kata Rikwanto, berdasar fakta di lapangan bahwa kendaraan Mitsubishi Lancer B 80 SAL hilang kendali sehingga mengakibatkan kecelakaan dengan menabrak Gran Max. Seperti diketahui, mobil Dul itu sempat oleng dan ‘menyeberang’ lalu terbang ke arah berlawanan.

“Karena pasal tidak mengantongi SIM itu kan bagi orang dewasa yang mengemudikan kendaraan, sementara ini anak di bawah umur, sudah jelas dia tidak boleh mengemudikan kendaraan,” terangnya.

Rikwanto menambahkan kesalahan Dul tidak bisa dilimpahkan pada Ahmad Dhani sebagai orangtua. â€œDalam Undang-Undang Lalulintas, Undang-Undang Pidana, tidak ada pidana dilimpahkan ke orang lain. Tetap yang bertanggung jawab yang melakukan,” tegasnya.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Rikwanto bilang, Dul akan tetap dilindungi hak-haknya sebagai seorang anak. “Kalaupun ada penangkapan, itu jalan terakhir yang kami lakukan,” ujarnya.

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Adrianus Meliala mengingatkan Kepolisian jangan ada perlakuan khusus dalam kasus Dul.

“Kalau bicara kasusnya anak Hatta Rajasa, ada indikasi Polri memberikan perlakuan yang berbeda, khusus, dan lunak. Kalau bisa yang ini jangan lagi,” tegas Adrianus.
“Saya menduga kalau kasusnya bukan menimpa artis, selebritis, jet set, maka ini penyelidikannya langsung cepat,” imbuhnya.

Sedangkan Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menilai, peristiwa itu murni kelalaian orangtua.

“Dengan orangtua memberikan hadiah itu berarti memberikan kesempatan pada anak. Jadi, kasus ini adalah kelalaian orangtua,” kata Arist.

“Ini murni kelalaian orangtua yang tak mampu mengontrol hingga berdampak pada orang lain. Anak usia 13 tahun belum cukup dibenarkan untuk mengendarai motor atau mobil,” tegas Arist.

Dhani pun terancam kehilangan hak mengasuh Dul. “Selama ini kan tanggung-jawab anak-anak lebih banyak ke ayahnya daripada ibunya. Jika dicabut hak asuhnya, bisa diserahkan pada ibunya atau negara karena kewajiban hukumnya (merawat, mengasuh dan membimbing) sudah dilanggar (Dhani-red),” jelas Arist.

Kemarin, Dhani menepati janjinya untuk mengunjungi keluarga korban yang meninggal. Didampingi Al dan El, ia mengunjungi rumah salah satu korban meninggal bernama Agus Surahman (31) yang tinggal di Komplek Perla No.48 RT 003/04, Rorotan, Jakarta Utara.

Kedatangan pentolan Republik Cinta Manajemen itu pun langsung disambut isak tangis keluarga korban. Dhani langsung memeluk mereka. Adik kandung korban, Sofyan, menyatakan rasa terima kasihnya kepada Dhani yang ikut bertanggung jawab sampai prosesi pemakaman.

“Ini musibah, kami terima. Kami nggak nuntut Ahmad Dhani. Karena kami melihat ada itikad baik dari keluarga dia, dengan mendatangi secara langsung kami. Kami ikhlas,” ujarnya.

Dalam pertemuannya dengan keluarga Agus, Dhani berjanji akan menyekolahkan keempat anak yang ditinggalkan almarhum.

Sekitar pukul satu siang kemarin, ibunda Dul, Maia Estianty, terlihat keluar dari kamar tempat bocah berusia 13 tahun itu dirawat. Memakai baju berwarna hitam, Maia ke luar dengan wajah sembab tanpa make up. Bersama asistennya, Maia terlihat pergi meninggalkan Rumah Sakit Pondok Indah. Sejauh ini Maia juga masih bungkam atas kecelakaan yang menimpa anak bungsunya.

Sedangkan Mulan Jameela, yang diduga istri baru Dhani, terlihat Minggu lalu di rumah sakit mengenakan dress bernuansa biru dan blazer berwarna silver. Mulan terlihat beberapa kali keluar masuk ruangan. Namun, saat dimintai keterangan lebih lanjut mengenai kondisi Dul, Mulan tak mau memberikan komentar.

“Waduh saya belum bisa ngomong,” ujarnya seraya tersenyum dan berlalu. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Korea Selatan Diisukan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Selat Hormuz

Jumat, 04 September 2026 | 14:18

Purbaya Pamer Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Tanpa Naikkan Tarif

Jumat, 04 September 2026 | 13:59

Target Lifting 2027 Diproyeksi Tercapai, Sumur Rakyat Jadi Penopang

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi Indonesia kepada Investor Rusia

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Gus Kikin Mulai Susun Kepengurusan PBNU di Hari Perdana Ngantor

Jumat, 04 September 2026 | 13:31

Label “No Pork, No Lard” Tak Otomatis Berarti Halal

Jumat, 04 September 2026 | 13:20

Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Masih Ramah di Kantong

Jumat, 04 September 2026 | 13:12

Legislator Soroti Anggaran Pemulihan Kantor DPRD NTB-Sulsel Pasca Demo Agustus 2025

Jumat, 04 September 2026 | 13:08

Pembangunan Dapur MBG Pakai APBN Jangan Jadi Beban Negara

Jumat, 04 September 2026 | 13:06

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Beras

Jumat, 04 September 2026 | 13:01

Selengkapnya