Berita

saleh daulay/net

Saleh Daulay: Peran Indonesia dalam Berbagai Konflik di Timur Tengah Belum Banyak Dirasakan

SABTU, 07 SEPTEMBER 2013 | 15:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Peran Indonesia dalam upaya penyelesaian berbagai konflik yang ada di dunia internasional dinilai masih belum banyak dirasakan. Terbukti, dalam konflik-konflik yang terjadi di Timur-Tengah, Indonesia tidak bisa berbuat banyak. Sementara di lain pihak, negara-negara lain dengan segala kepentingannya semakin menampakkan kedigdayaannya.

"Indonesia tidak bisa berdiam diri. Konstitusi kita jelas mengamanatkan agar pemerintah Indonesia ikut berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia. Itu termaktub secara eksplisit dalam pembukaan UUD 1945," kata Ketua Umum PP. Pemuda Muhammadiyah, Saleh Partaonan Daulay, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 7/9).

Memang, ungkap Saleh, tidak bisa dipungkiri bahwa Indonesia sudah ikut berpartisipasi. Tetapi, keikutsertaan Indonesia itu belum cukup dirasakan. Padahal, kalau Indonesia mampu memainkan peran-peran strategisnya, Indonesia akan semakin diperhitungkan di tingkat internasional.


Saleh berpandangan, ada beberapa alasan mengapa Indonesia bisa didengar dan diperhitungkan. Pertama, Indonesia terbukti mampu melewati masa-masa sulit ketika terjadi gelombang demokratisasi dan reformasi 1998. Salah satu masalah  yang dihadapi oleh negara-negara Timur Tengah saat ini juga hampir dengan yang dihadapi Indonesia ketika itu. Success story ini tentu bernilai tinggi yang bisa ditularkan ke negara-negara lain.

Kedua, lanjutnya, Indonesia terbukti mampu mengelola beberapa konflik internal yang ada. Gerakan-gerakan disintegrasi yang ada mampu dihadapi secara damai dengan pendekatan-pendekatan kemanusiaan. Kasus-kasus disintegrasi juga kerap menjadi pemicu konflik di negara-negara lain.

"Semestinya, pengalaman-pengalaman Indonesia ini pun bisa dijadikan referensi," harap Saleh.

Ketiga, masih kata Saleh, Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam mengelola berbagai perbedaan. Dengan ratusan suku, bahasa, dan adat istiadat, masyarakat Indonesia tetap bisa hidup rukun. Belum lagi adanya perbedaan agama dan keyakinan yang juga sangat beragam.

"Kompleksitas masalah Indonesia jauh di atas negara-negara lain.  Tetapi faktanya, Indonesia tetap bisa menyelesaikan masalah-masalah yang ada. Ini juga adalah bagian dari kelebihan Indonesia dari negara-negara lain," demikian Saleh. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya