paus fransiskus/net
paus fransiskus/net
Dalam suratnya yang ditujukan bagi Presiden Rusia Vladimer Putin itu, pemimpin dari 1,2 miliar umat Katholik Roma ini menegaskan kembali posisinya yang menentang segala macam bentuk intervensi militer. Ia menulis bahwa konflik bersenjata membuat perpecahan dan luka mendalam, serta membutuhkan bertahun-tahun untuk menyembuhkannya.
Paus, sebagaimana dilansir The Guardian (Kamis, 5/9), mengirim surat kepada Putin dalam kapasitasnya sebagai Presiden Rusia dan juga tuan rumah dari Pertemuan G-20. Dalam surat itu, Paus juga menuliskan penyesalannya terhadap konflik Suriah yang terjadi akibat adanya kepentingan sepihak.
Populer
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15
UPDATE
Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17
Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11
Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16