Berita

mahfudz shiddiq/net

Ironis Politisi PKS Dukung Serangan Militer AS ke Suriah

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2013 | 06:28 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tindakan militer apapun suatu negara kepada negara lain tidak bisa dibenarkan. Serangan militer terhadap negara lain pun bukan hanya tidak dibenarkan dalam kedudukan sebagai bangsa, namun juga bertentangan dengan penjelasan-penjelasan agama.

Karena itu, Sekjen Ahlul Bait Indonesia (ABI), Ahmad Hidayat, menilai sangat ironis bila Mahfudz Shiddiq Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang notabene sebuah partai Islam, membenarkan dan mendukung serangan militer AS atas Suriah. Padahal seharusnya juga Mahfudz tahu bahwa AS merupakan negara penjajah yang suka menganeksasi negara lain.

"Ini sebuah preseden buruk. Apalagi kita juga tahu bahwa Suriah adalah negara dengan penduduk mayoritas Islam, apapaun latar belakang madzhabnya," ungkap Ahmad kepada Rakyat Merdeka Online bebarapa saat lalu (Jumat, 6/9).


Ahmad  menegaskan bahwa pertikaian yang terjadi di Suriah adalah persoalan internal antara pemberontak dengan Presiden Bashar Assad. Sayangnya ada campur tangan asing yang memprovokasi pertikaian di dalam negeri Suriah. Dan ironisnya lagi, negara-negara Arab bersama-sama dengan AS dan Israel, mendukung pemeberontak.

"Bahkan bisa kita katakan, biang utama, provokator utama pemberontakan di Suriah adalah AS dan Israel. Inilah mengapa Ironis saudara Mahfud mendukung serangan militer itu," demikian Ahmad. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya