Berita

FOTO:NET

Blitz

Pengasingan Bung Karno di Ende Diangkat ke Layar Lebar

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2013 | 14:38 WIB | LAPORAN:

Kisah pengasingan presiden pertama RI, Soekarno ke Ende akan diangkat ke layar bioskop Tanah Air.

"Segera akan diprodukisi dalam waktu ini. Alhamdulillah semua sudah siap, kami segera syuting, lokasinya di Ende," kata Produser Eksekutif, Egy Massadiah kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Rabu, 5/9).

Egy menuturkan, salah satu adegan penting dalam film yang berjudul "Ketika Bung Di Ende" tersebut adalah ketika Soekarno merumuskan jati diri bangsa Indonesia yang kelak dikenal sebagai Pancasila. Dalam film itu, Bung Karno merumuskannya di bawah pohon Sukun di pinggir pantai Ende yang indah.


Intinya, jelas Efy yang juga aktor Teater Mandiri Putu Wijaya, film ini berkisah tentang serpihan serpihan peristiwa dari sebuah fase penting dalam perjuangan Soekarno, founding father Republik Indonesia.

Ruang dan waktu pengisahan berlangsung sekitar tahun 1934 sampai 1938 di Ende, Flores Nusa Tenggara Timur. Empat tahun di pengasingan yang jauh dari habitat politiknya membuat membuat Soekarno mengalami keterasingan eksistensial paling parah dalam hidupnya. Jauh sebelum kedatangan Soekarno, kolonial Belanda telah melakukan propaganda bahwa laki laki yang akan tiba di kampung Ambugaga Ende, adalah seorang ekstrimis anti kolonial yang sangat berbahaya.

Film yang disutradarai oleh Viva Westy itu akan diperankan Baim Wong sebagai Bung Karno dan Ria Irawan sebagai Inggit Ganarsih. Lokasi syutingnya  berlangsung di Ende Nusa Tenggara Timur.

"Film ini, meski hanya memotret perjalanan hidup Bung Karno dalam kurun empat tahun, namun kisah tokoh besar ini akan menularkan semangat dan  inspirasi bagi generasi saat ini," demikian Egy Massadiah yang juga politisi Partai Golkar.[wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya