ilustrasi/net
ilustrasi/net
"Sebab belum tentu juga suara Demokrat di parlemen memenuhi sayarat untuk bisa mengajukan capres," kata kata pakar komunikasi politik dari Universitas Indonesia (UI), Prof Budiatna, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 5/8).
Bila itu terjadi, maka mau tidak mau Demokrat harus mencari dukungan partai lain. Bila mendapat dukungan partai lain susah, bukan tak mustahil Demokrat harus puas dengan mengusung cawapres, yang dipasangkan dengan capres dari partai lain.
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47
UPDATE
Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11
Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11
Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02