Berita

Ekonomi Indonesia Terancam Ambruk!

KAMIS, 05 SEPTEMBER 2013 | 08:21 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ekonomi Indonesia terancam ambruk. Bagaimana tidak, postulasi ekonomi Indonesia yang dihantam krisis finansial, sementara kebijakan ekonomi masih bersandarkan pada tiga landasan rapuh yaitu impor yang mencapai 70 persen, utang luar negeri yang sudah tembus Rp 2.100 triliun, serta ketergantungan pada ekspor bahan mentah.

"Apalagi cadangan devisa negara saat ini makin tergerus, diperkirakan hingga akhir Agustus 2013 tersisa 90 miliar dolar AS," kata Direktur Indonesia Economic Development Studies (IEDS), Tjandra Irawan, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 5/9).

Ketergantungan pada impor yang dijadikan solusi untuk mengatasi krisis pangan pun, ungkap Tjandra, merupakan buah dari pilihan menggunakan ekonomi pasar yang liberal sebagai kompas pembangunan ekonomi politik Indonesia. Sementara landasan ekonomi Pancasila dan UUD 1945 yang sudah diwariskan para pendiri bangsa malah justru diabaikan.


"Pengabaian ini yang menjadikan neraca keadilan dan kemakmuran rakyat Indonesia makin timpang," tegas Tjandra, sambil mengajak pemerintah untuk mengembalikan pondasi ekonomi pembangunan Indonesia kembali pada cita-cita Proklamasi 1945, nilai-nilai luhur Pancasila, serta konstitusi UUD 1945 dengan dilandasi semangat gotong royong dan berdikari.

"Krisis pangan dan finasial yang melanda Indonesia saat ini dengan jelas merobohkan keyakinan-keyakinan ekonom neoliberal yang sangat percaya dengan sistem pasar bebas dan ekonomi kapitalistik. Tentu masih tersedia waktu untuk berubah dan bergerak membawa bangsa ini sebagai bangsa besar yang berdaulat atas ekonomi, politik dan kebudayaannya, sebelum bangsa dan negara ini kolaps," demikian Tjandra. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya