. Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) diminta untuk tidak hanya gencar mengusut korupsi di pusat. KPK juga harus mengusut tuntas korupsi yang menjalar di berbagai daerah.
Demikian disampaikan Aliansi Mahasiswa Daerah Anti Korupsi (Amdak). Di depan kantor KPK, Amdak menggelar aksi teatrikal, dengan membawa pasien yang diinfus sebagai simbol matinya penegakan hukum di daerah.
"KPK harus mengusut korupsi lokal agar masyarakat daerah tidak lagi menderita kemiskinan karena korupsi yang dilakukan di daerah, seperti di Wakatobi, Sulawesi Tenggara," kata Koordinator Amdak, Yoseph S Nggarang, dalam aksinya di depan gedung KPK, Jalan HR Rasunsa Said, Kuningan, Jakarta (Rabu, 4/9).
Menurut Yoseph S Nggarang, korupsi di Wakatobi sangat menggurita. Korupsi ini pun sudah dilaporkan KPK, sehingga Amdak meminta KPK untuk segera mengusut tuntas demi penegakan demokrasi lokal yang berimbas pada kesejahteraan.
Yos menambahkan, berdasarkan penelusuran Amdak, jika KPK tidak segera mengusut kasus dugaan korupsi Wakatobi, maka akan terjadi penyimpangan dan penyalagunaan keuangan daerah berkelanjutan.
"Sebab, sudah sangat nyata adanya upaya perampokan dan aparat pemerintah daerah kebal terhadap jeratan hukum. Kami menyesalkan jika KPK tidak segera turun tangan sebab tidak pro pada pembangunan daerah," tandasnya.
[ysa]