Berita

sabam sirait/net

RAKERNAS PDI PERJUANGAN

Sabam Sirait: Mengurus Partai Adalah Mengurus Republik

SENIN, 02 SEPTEMBER 2013 | 11:55 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Politik itu suci. Karena itu, sejatinya, mengurus partai politik juga adalah mengurus Republik.

"Menjadi politisi adalah menjadi pejuang untuk menciptakan kesejahteraan rakyat, bukan semata untuk kepentingan partai atau golongannya semata" kata politisi senior PDI Perjuangan, Sabam Sirait, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 2/9).

Pesan Sabam ini terkait agenda PDI Perjuangan yang akan menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) pada akhir pakan ini di Jakarta. Sabam sendiri hadir dan diundang sebagai pendiri Partai Demokrasi Indonesia (PDI) pada tahun 1973, sebelum berubah menjadi PDI Perjuangan.


Karena sudah banyak politisi muda PDI Perjuangan yang muncul dan berkualitas, Sabam tak mau bicara lebih detail soal masukan pada acara rakernas tersebut. Sabam hanya mengingatkan kembali bahwa politik itu suci.

"Mengapa politik itu suci? Politik itu suci adalah pernyataan Bung Karno. Sebab merebut, memperjuangkan, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan itu adalah politik. Maka politik itu suci. Politik tidak kotor sebagaimana perkataan banyak orang. Politik itu suci, yang kotor itu politisinya," ungkap Sabam, yang juga menulis buku dengan judul Politik Itu Suci.

Secara umum, Sabam mengingatkan lagi kepada politisi PDI Perjuangan bahwa politik itu adalah perjuangan mewujudkan Indonesia sebagaimana cita-cita kemerdekaan.

"Itu garis besarnya. Rinciannya ya silakan politisi muda merincinya dalam program lima tahunan, atau yang masuk Senayan menjadi anggota DPR silakan merinci sehingga lahir-lahir UU yang benar-benar mencerminkan kedaulatan dan kemerdekaan," demikian Sabam. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya