Berita

ilustrasi/net

Dunia

Bom Bunuh Diri Kembali Terjadi di Afghanistan, Lima Tewas

SABTU, 31 AGUSTUS 2013 | 17:03 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Bom bunuh diri lagi-lagi menjadi momok yang mengerikan di Afghanistan. Setelah sebelumnya, serangan seperti itu menewaskan 7 orang, termasuk seorang gubernur, dalam sebuah upacara pemakaman pada Jumat (30/8).

Kini, sedikitnya lima orang tewas setelah seorang pengebom bunuh diri meledakkan diri di dekat sebuah pos pemeriksaan polisi dan sebuah bank di Afghanistan Selatan, Sabtu (31/8) pagi.

Jurubicara gubernur provinsi, Javed Faisal, sebagaimana dilansir ABC News (Sabtu, 31/8), mengatakan pengebom dengan berjalan kaki berjalan menuju area bisnis tersebut dan kemudian meledakkan diri.


Seorang dokter di Rumah Sakit Kandahar, Mohammad Wali, mengatakan sedikitnya lima jenazah telah dievakuasi, sementara 25 orang lainnya dirawat karena mengalami luka berat. Pun begitu, Walib memperkirakan jumlah korban akan terus meningkat.

Belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Namun dugaan jatuh kepada Taliban yang telah meningkatkan serangan saat pasukan asing pimpinan AS mengurangi kehadiran mereka di negara itu dan menyerahkan tanggung jawab utama untuk keamanan kepada pasukan Afghanistan. Namun, belum ada bentuk pernyataan resmi dari Taliban dalam menanggapi tuduhan tersebut.

Kelompok militan ini sangat kuat di Afghanistan Selatan, yang didominasi oleh masyarakat etnis Pashtun yang anggotanya kerap melakukan sebagian besar pemberontakan di negara itu. [ian]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya