Berita

Abdullah Rasyid: Konvensi Partai Demokrat Patut Dinyatakan Gagal

JUMAT, 30 AGUSTUS 2013 | 07:58 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Upaya Partai Demokrat mencari calon presiden lewat jalan Konvensi di satu sisi patut diapresiasi. Namun demikian, semakin hari konvensi itu semakin tak menarik, terlebih setelah tokoh-tokoh kunci yang keikutsertaan mereka diharapkan dapat mendongkrak kembali nama partai besutan SBY itu menolak untuk ikut.

"Niat Demokrat mencari 'putra mahkota yang hilang' hampir bisa dikatakan tidak atauatau belum tercapai. Sebab tujuan utama Konvensi adalah untuk memperbaiki pencitraan dan mendapatkan 'legitimator' sebagai obat bagi kondisi Demokrat yang terpuruk karena kasus hukum yang melilit sejumlah kadernya," ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Abdullah Rasyid, dalam perbincangan dengan Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Jumat, 30/8).

Peristiwa yang paling mengejutkan dan paling tidak diharapkan Partai Demokrat terjadi kemarin (Kamis, 29/8) ketika Mohammad Mahfud MD mendatangi Wisma Kodel yang dijadikan kantor Komite Konvensi Partai Demokrat untuk membacakan surat penolakannya ikut Konvensi.


Mahfud menyadari bahwa motif di balik Konvensi ini adalah untuk menaikkan elektabilitas Partai Demokrat. Namun sejauh ini tidak ada penegasan soal hak dan kewajiban peserta Konvensi sebelum dan sesudah Konvensi digelar. Terutama, hak bagi yang memenangkan Konvensi, mengingat AD/ART Partai Demokrat menyatakan hal yang berbeda berkaitan dengan penentuan calon presiden dari partai itu.

"Ternyata kandidat yang diharapkan tidak bersedia menjadi peserta konvensi. Jadi sampai sampai saat ini patut kita katakan, tujuan diadakannya konvensi ini gagal," demikian Abdullah Rasyid. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya