Berita

ilustrasi/net

AJI: Musuh Kebebasan Pers Tahun 2013 Adalah TNI!

JUMAT, 30 AGUSTUS 2013 | 06:57 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pelaku kekerasan kepada jurnalis bukan hanya Tentara Nasional Indonesia (TNI). Di antara pelaku kekerasan lain terhadap jurnalis juga berasal dari berbagai institusi seperti Polri, ormas maupun massa tak dikenal. Namun, kekerasan yang melibatkan TNI cukup luar biasa.

Dengan alasan itu, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia menetapkan musuh kebebasan pers tahun 2013 adalah TNI. Penetapan ini disampaikan dalam malam resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) AJI ke-19, di  Gedung Usmar Ismail, Jakarta Selatan, Kamis malam tadi (29/8).

AJI mencatat ada banyak kekerasan yang dilakukan aparat TNI. Sebut saja misalnya kepada jurnalis yang meliput sidang kasus penyerangan LP Cebongan. AJI juga menemukan kasus teror sistematis yang diduga keras melibatkan TNI, di samping kasus kekerasan bentuk lain yang juga dilakukan anggota lembaga ini.


Selain menetapkan musuh kebebasan pers, di malam resepsi HUT ini juga AJI memberikan tiga anugerah. Tiga anugerah yang dimaksud adalah Tasrif Award, Udin Award, SK Trimurti Award.

Tasrif Award diberikan kepada jurnalis Metro TV yang di-PHK sepihak oleh manajemen, Luviana.   Sementara Udin Award 2013 diberikan kepada tiga jurnalis korban kekerasan di Riau pada 16 Oktober 2012, yaitu  jurnalis itu adalah jurnalis Riau Pos Didik Herwanto, jurnalis Riau TV Fakhri Robianto dan jurnalis Kantor Berita Antara Rian FB Anggoro. Sedangkan Anugerah SK Trimurti 2013, diberikan kepada Yuliati Umrah, pendiri Yayasan Arek Lintang Surabaya yang mendampingi anak jalanan. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya