Berita

PILKADA JATIM

PDI Perjuangan Gelar Sayembara Anti Politik Uang untuk Memangkas Potensi Kecurangan

RABU, 28 AGUSTUS 2013 | 19:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar sayembara anti money politic agar proses demokrasi di Jatim berjalan dengan baik saat pemilihan gubernur Jatim, Kamis besok (29/8).

Menurut Ketua Tim Pemenangan Pasangan Bambang DH-Said Abdullah, Pramono Anung, sayembara ini terbuka bagi kader dan simpatisan maupun masyarakat umum. Sayembara itu berhadiah Rp 2 juta per orang, bagi siapapun yang berhasil menangkap pelaku money politic.

"Pelaku money politic yang tertangkap, akan kami data dan kami serahkan ke Panitia Pengawas atau polisi. Kami ingin proses demokrasi ini tidak diciderai," kata Pramono dalam keterangan di Jawa Timur (Rabu, 28/8).


Selain menggelar sayembara, Pramono juga menyayangkan gerakan operasi senyap dalam pilgub Jatim ini. Parameternya adalah minimnya sosialisasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim. Begitu juga dengan alat peraga yang ada. KPU Jatim juga dinilai memihak salah satu pasangan calon, karena menekankan angka satu dalam iklan mereka.

"Kami sudah mengirim surat secara resmi, terkait penekanan angka satu dalam iklan KPU Jatim. Kami minta iklan ini dihentikan, meski itu adalah proses sosialisasi," terang Pramono.

Pramono juga menyayangkan tidak adanya stempel dalam formulir C1. Tidak adanya stempel ini, memungkinkan adanya manipulasi dalam perolehan suara. Untuk mengatasi hal ini, pihaknya akan memberikan cap jempol, memotret sekaligus mengajak kerjasama saksi dari pasangan lain, agar melakukan hal yang sama. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya