Berita

PT Waskita Karya Tbk

Bisnis

Semester II, Waskita Incar Omzet Rp 8,2 T

SELASA, 27 AGUSTUS 2013 | 09:09 WIB

PT Waskita Karya Tbk  mengincar pendapatan usaha di semester dua tahun ini sebesar Rp 8,2 triliun, meningkat 34,64 persen dibandingkan capaian pendapatan pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 6,09 triliun.

Lonjakan target pendapatan pada semester dua tahun ini akan bertumpu pada proyek-proyek pemerintah.

Investor Relations Waskita Karya Munib Lusianto mengatakan, perseroan akan lebih memacu kinerjanya untuk dapat mengatrol pendapatan yang hanya sebesar Rp 3 triliun di semester I-2013.


“Sampai akhir tahun Rp 11,2 triliun, semester satu sekitar Rp 3 triliun, sedangkan sisanya akan digenjot di semester dua,” katanya.

Menurut dia, adanya investasi terhadap alat-alat baru dinilai dapat memacu produktivitas perseroan ke level yang optimal. Ditambah lagi dengan adanya pabrik beton yang sudah dapat beroperasi pada tahun ini yang berlokasi di Cibitung dan Pasuruan.

Kapasitas produksi terpasang kedua pabrik tersebut masing-masing sebesar 150 ribu ton per tahun. Di samping itu, perseroaan juga sedang mempersiapkan operasional dua pabrik beton baru yang berlokasi di Sadang, Jawa Barat, dan Palembang.

Menurut dia, perseroan menginvestasikan sekitar Rp 150 miliar untuk pembangunan kedua pabrik tersebut. Munib mengatakan, kapasitas masing-masing pabriknya sekitar 150 ribu ton per tahun, dan diharapkan dapat mulai beroperasi pada akhir tahun ini atau paling lambat awal tahun depan. “Kapasitas produksi beton tahun ini sekitar 550 ribu ton per tahun,” tambahnya.

Sementara itu, terkait dengan pembentukan perusahaan patungan dengan PT Shalawat Power pada bulan Juli lalu, Munib menjelaskan, perseroan mendapatkan porsi saham mayoritas, sebesar 85 persen di Waskita Sangir Energi, sedangkan 15 persen sisanya dipegang Shalawat Power.

Perseroan melalui perusahaan patungan tersebut berniat membangun proyek pembangkit listrik mini hidro di wilayah Sumatera Barat. Rencananya, pembangkit listrik ini akan memiliki kapasitas sebesar 2 x 4 Mega Watt dengan nilai investasi mencapai Rp 150 miliar.

Menurut dia, pihaknya menargetkan pada bulan Oktober mendatang, pembangunan proyek pembangkit ini sudah dapat dimulai dan diharapkan pada akhir 2014 sudah mulai beroperasi.

Sepanjang tahun ini, Waskita menargetkan dapat meraih kontrak baru mencapai Rp 17 triliun. Hingga semester satu tahun ini perseroan telah berhasil meraih kontrak baru senilai Rp 6 triliun, sementara Rp 11 triliun sisanya akan digenjot di semester dua tahun ini. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Matador Pulangkan Belgia di Menit Akhir

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:14

Pengadaan Batu Bara Belum Tentu Penyebab Blackout Sumatera

Sabtu, 11 Juli 2026 | 04:05

Ijazah Asli Jokowi Dipastikan Sama seperti Unggahan Dian Sandi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:45

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Jampidsus Febrie Resmi Mundur

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:23

Antara VAR dan Tuduhan Argentina Anak Emas FIFA

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:02

Pemerintah Dukung Kortastipidkor Usut Tuntas Perkara Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:35

Pernyataan Febrie Dinilai Upaya Kendalikan Narasi di Tengah Deretan Fakta

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:33

Demo Copot Jampidsus Febrie

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:24

Akademisi University Swedia Teliti Penanggulangan Bencana PMI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:11

Selengkapnya