Berita

sabam-jokowi/net

Sabam Sirait Pastikan Jokowi Terbuka pada Setiap Masukan dan Saran

SELASA, 27 AGUSTUS 2013 | 09:33 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, merupakan sosok yang demokratis. Karena itu pula, Jokowi, begitu ia disapa, sangat membuka diri untuk menerima semua masukan. Apalagi bila semua masukan itu untuk kepentingan rakyat banyak.

Demikian disampaikan politisi senior PDI Perjuangan, Sabam Sirait, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 27/8).

Hubungan dan perkenalan Sabam dengan Jokowi sendiri sudah terjalin cukup lama. Dalam Pilkada Solo, Sabam menjadi trainer untuk tim sukses Jokowi. Sementara sebelum Pilkada Jakarta digelar, Jokowi pun sowan pada Sabam.


"Tapi Jokowi juga manusia seperti Kau dan juga Aku. Tentu kalau masukan itu disampaikan dengan cara sok jago atau sok pintar, kita kadang-kadang malas untuk menerimanya. Jadi silakan beri masukan tanpa harus menggurui," ungkap Sabam, yang merupakan deklarator PDI, sebelum berubah menjadi PDI Perjuangan.

Terkait dengan peringatan Fauzi Bowo kepada Jokowi agar membuat manajemen yang baik dalam mengelola ibukota karena Jakarta merupakan salah satu wilayah di dunia yang terancam tenggelam, Sabam menyambutnya dengan baik. Namun demikian, katanya, alangkah lebih baik pula bila Fauzi Bowo memberikan masukan berupa data-data yang ia punya kepada Jokowi.

"Jokowi pasti mau menerima masukan apalagi bila ada data-datanya. Jadi daripada bicara di media, alangkah lebih baik Fauzi Bowo juga memberikan data kepada Jokowi sehingga Jokowi bisa mempelajarinya untuk menjadi bahan pertimbangan tambahan agar Jakarta tidak tenggelam," kata Sabam, yang akan maju dalam pilihan senator atau anggota DPD RI pada pemilu mendatang melalui dapil Jakarta.

Soal wacana Jakarta mau tenggelam, Sabam mengatakan bahwa itu memang sudah ada sejak lama. Dan secara faktual, Gambir yang di Jakarta Pusat saja memang posisinya berada di bawah permukaan laut. Dalam hal ini, Jakarta, sebagaimana kota-kota di dunia yang berada di bawah permukaan laut, juga harus belajar dari Belanda.

"Belanda itu disebut Netherlands, yang artinya tanah rendah. Sebab satu per tiga kawasan di Belanda itu dibawah laut. Karena itu Jakarta juga bisa belajar kesana," ungkap Sabam,

Sabam menambahkan, bahwa Jakarta bukan hanya terancam dari sisi laut, namun juga dari sisi banjir. Karena itu Banjir Kanal Barat dan Banjir Kanal Timur juga harus dibersihkan dan dirawat dengan baik. Dan upaya pembersihan dan perawatan ini ini sudah mulai dilakukan oleh Jokowi.

"Jadi memang semua pihak harus menyumbangkan pikiran dan pengalaman agar Jakarta lebih baik," demikian Sabam. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya