Berita

ilustrasi/net

Politik

Muncul Caleg Golput Sebagai Simbol Perlawanan Rakyat

SENIN, 26 AGUSTUS 2013 | 13:03 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pemilihan Legislatif kian mendekati, ratusan spanduk dan poster bergambar Caleg (calon legislatif) sudah memenuhi pelosok ibu kota. Namun ada yang menarik dari salah satu gambar Caleg yang ditemui di Jalan Kemanggisan, Jakarta Barat, Senin (26/7).

Poster yang bertulis "Caleg Golput" dengan nomor urut satu bernama Indra Budiman terlihat ikut meramaikan poster-poster Caleg yang akan bertarung dalam kompetisi pemilihan Legislatif April 2014 mendatang.

Poster berlatarbelakang bendera merah putih ini terpasang dibeberapa titik di wilayaha Jakarta seperti Kebon Jeruk, Meruya, Kuningan, Cikini, Kalimalang dan sekitarnya.


Venny (29) warga sekitar yang melihat poster Caleg tersebut mengaku kaget. "Biasanya kan Caleg dari partai politik, ini malah tidak ada partainya, malah pilih golput," kata Venny.

Sementara Indra Budiman yang terkenal sebagai aktivis sosial media ini mengaku dirinya melakukan itu sebagai simbol kemarahan warga terhadap parpol maupun caleg yang sudah tidak lagi peduli terhadap warga.

"Sudah saatnya individu-individu menyuarakan aspirasinya, kesombongan dan keserakahan partai harus dilawan dengan menolak partai sebagai penguasa yakni dengan golput atau gerakan anti partai," ujar Indra saat dikonfirmasi.

Indra menambahkan, dengan adanya perlawanan dari masyarakat yang sadar, maka pola marketing partai akan berubah menjadi sebuah kesadaran. "Kita berharap partai tidak lagi korupsi, tidak lagi bohongin rakyat, kebiasaan membuat janji palsu terhadap rakyat tidak terjadi lagi," bebernya.

Untuk melawan kesombongan dan keserakahan partai kata Indra, satu-satunya langkah perlawanan yakni membangun kesadaran individu secara pribadi untuk sadar bahwa parpol sudah tidak bisa diharapkan lagi. "Dan parpol saat ini adalah musuh rakyat yang harus dijauhi dan dihindari agar masyarakat lebih mandiri dan cerdas dalam bersikap," tandasnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan 1.272 calon legislatif (caleg) dalam Daftar Calon Tetap (DCT) untuk Pemilu Legislatif (Pileg) 2014. Caleg tersebut akan bertarung memperebutkan 106 kursi di DPRD DKI Jakarta. Adapun caleg yang masuk dalam DCT berasal dari latar belakang pekerjaan dan pendidikan yang berbeda satu sama lain. Mulai dari pelawak, artis, mantan PNS DKI, legislatif incumbent hingga staf pribadi Wakil Gubernur DKI Jakarta juga turut dalam bursa pemilihan caleg tersebut. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya