Berita

syarif hasan/net

Syarif Hasan: Pemerintahan SBY Berhasil Tingkatkan Jumlah Pengusaha

JUMAT, 23 AGUSTUS 2013 | 18:52 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dalam perjalanan selama sembilan tahun memimpin Indonesia, pemerintahan SBY berhasil memperbaiki keadaan ekonomi dan menjaga stabilitas politik. Dalam hal ekonomi, pemerintahan SBY berhasil meningkatkan jumlah pengusaha.

Demikian disampaikan Menteri Koperasi dan UKM, Syarif Hasan, saat menyampaikan sambutan dalam acara Hari Koperasi ke-66 Provinsi Sulawesi Utara di Auditorium Bukit Inspirasi, Universitas Kristen Tomohon, Sulut (Jumat, 23/8).

"Pada tahun 2004, jumlah entrepeneur kita mencapai 0,18 persen. Di tahun 2013, jumlah entrepeneur kita mencapai 1,60 persen. Dan kita berharap pada tahun 2014 mencapai 2 persen," kata Syarif Hasan.


Syarif Hasab menjelaskan bahwa dari hasil kinerja pembangunan koperasi di Sulawesi Utara, Provinsi Sulawesi Utara baru memiliki saru penggerak koperasi pada tahun 2011, yakni Tomohon. Karena itu sangatlah tepat bila puncak peringatan Hari Koperasi di Sulut dipusatkan di Tomohon.

"Saya harapkan ini menjadi contoh bagi 14 kabupaten/kota lainnya," ungkap Syarif Hasan, sambil mengatakan bahwa secara umum pembangunan koperasi di Sulut sangat sukses.

Hal ini terlihat dari capaian koperasi di Sulut, yang sampai 2012 mencapai 5.690 unit, atau 2.93 persen dari jumlah nasional. Dengan ribuat unit itu, ada 410.985 anggota koperasi di Sulut.

"Dengan tekad yang kuat dan bekerja keras, koperasi bersama-sama dengan pengusaha mikro, kecil dan menengah sebagai anggota koperasi mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Karena itu marilah kita bersama-sama perkuat koperasi dengan kemandirian untuk kemakmuran bangsa," demikian Syarif Hasan. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya