Berita

Uni Eropa Larang Penjualan Senjata ke Mesir

KAMIS, 22 AGUSTUS 2013 | 17:53 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Uni Eropa telah menyetujui untuk melarang penjualan peralatan keamanan dan senjata ke Mesir sebagai respon atas meningkatnya kekerasan di negeri Piramida itu. Eni Eropa memilih untuk memberikan bantuan ekonomi.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Catherine Ashton, menyatakan pihaknya akan meninjau bantuan untuk mesir dengan catatan bantuan diperuntukkan bagi pihak yang paling rentan. Dia tegaskan bantuan untuk warga sipil haruslah tetap dilanjutkan.

"Negara anggota Uni Eropa telah setuju untuk menangguhkan lisensi ekspor ke Mesir untuk setiap peralatan yang digunakan untuk penindasan dalam negeri, dan meninjau kembali izin ekspor mereka yang diberikan oleh Uni Eropa" ujar Cathrine seperti dikutip dari Aljazeera, Kamis (22/8).


Sementara itu, Inggris, Jerman, Italia dan Belanda telah menerapkan pembatasan penjualan senjata kepada Mesit.

Menteri Luar Negeri Belanda, Frans Timmermans menyatakan, "memberikan senjata minggu ini, minggu depan dalam tempo singkat tidaklah dibenarkan."

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya