Berita

Dunia

DK PBB Serukan Investigasi Dugaan Senjata Kimia di Damaskus

KAMIS, 22 AGUSTUS 2013 | 17:25 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Dewan Keamanan Pesatuan Bangsa-bangsa (DK PBB) menggelar rapat darurat guna membahas dugaan penggunaan senjata kimia di luar ibukota Suriah, Damaskus.

Pihak oposisi Suriah menuduh pihak pemerintah telah menggunakan senjata kimia untuk menyerang markas pemberontak di area timur kota Damaskus yang menewaskan ratusan orang.

"Ada perhatian penuh dari anggota dewan tentang dugaan (penggunaan senjata kimia) itu dan haruslah ada kejelasan tentang apa yang terjadi dan situasi di sana harus dipahami dengan seksama" ujar Duta Besar Argentina untuk PBB, Maria Cristina Perceval seperti dikutip dari Aljazeera, Kamis (22/08).


Perceval juga menjelaskan, Sekjen PBB, Ban Ki-moon bertekad untuk melakukan investigasi menyeluruh, imparsial dan cepat. Sementara jurubicara PBB, Eduardo del Buey menyebutkan bahwa Sekjen Ban Ki-moon terkejut mengenai dugaan penggunaan senjata kimia disana.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya