Berita

Dikawal 4 Polisi dan 8 Tentara Rombongan Dubes RI Membelah Gurun Yaman

KAMIS, 22 AGUSTUS 2013 | 12:12 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Karena tidak ada penerbangan dari Seiyun di Hadramaut ke Sana'a, ibukota Yaman, rombongan Dutabesar RI untuk Yaman Wajid Fauzi dan anggota Komisi I DPR RI Muhammad Najib terpaksa menempuh perjalanan darat sepanjang 300 kilometer membelah gurun Yaman menuju ibukota Provinsi Hadramaut, Mukalla, Rabu siang (21/8).

Dari Mukalla, rombongan melanjutkan perjalanan ke Sana'a dengan penerbangan sekitar satu jam. Saat berita ini diturunkan, Dubes Wajid dan Muhammad Najib sudah tiba di Sana'a. Dubes Wajid dan Muhammad Najib menghadiri konferensi yang diselenggarakan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Yaman di Hadramaut. Selain mereka, dua pembicara lagi yang datang dari Jakarta adalah Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Saleh Partaonan Daulay dan Pimred Rakyat Merdeka Online Teguh Santosa.

Tidak seperti Dubes Wajid dan Muhammad Najib, Saleh dan Teguh baru akan meninggalkan Seiyun menuju Mukalla siang nanti (Kamis, 22/8).


Dalam pesan yang dikirimkan Muhammad Najib tadi malam disebutkan bahwa perjalan dari Seiyun ke Mukalla ditempuh dalam 3,5 jam. Karena harus melalui sejumlah daerah rawan rombongan Najib dikawal empat polisi bersenjata laras panjang di mobil sedan yang berjalan di depan mereka. Sementara delapan tentara dengan senjata berat mengawal di bagian belakang mengendarai sebuah pick up.

"Ada enam chek point yang kami harus lewati dan ada sejumlah wilayah yg menjadi target drone Amerika, salah satunya adalah Ghail Bawazir," kata Najib.

Masih menurutnya, di Mukalla mereka menyempatkan diri berkunjung ke kediaman Habib Bahrun yang menjadi Rektor Universitas Al Ahgaff yang mayoritas mahasiswanya berasal dari Indonesia. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya