Berita

Julia Perez

Blitz

Ganti Nama, Jupe Bikin Nasi Kuning

KAMIS, 22 AGUSTUS 2013 | 09:25 WIB

Kalau nama Perez tetap dipake, Julia harus bayar royalti Rp 1 miliar per tahun ke mantan suami. Dirasa kemahalan, mending ganti nama aja.

Butuh waktu tahunan buat Julia Perez (Jupe) untuk mengurus perceraiannya dengan sang suami, Damien Perez. Setelah menanti enam tahun, bintang film Gending Sriwijaya  ini akhirnya resmi menyandang status janda.

“Yang di Prancis sudah selesai. Surat dari Kedubes Prancis di sana udah saya terima, saya enam tahun nunggu surat ini. Saya nggak ngerti lima tahun ngurus surat cerai nggak dapet-dapet,” beber Jupe.


Diungkapkan, selama ini dirinya memang merasa sulit saat memperjuangkan keinginannya untuk berpisah dari Damien. Kini dengan diperolehnya pernyataan cerai secara resmi tersebut, Jupe pun bersyukur.

Selanjutnya, eks napi ini akhirnya menyetujui untuk mengganti nama. Meski belum memilih nama barunya, Jupe mengatakan sesegera mungkin menyiapkan nama dan ritual untuk mengganti namanya yang sudah terkenal itu.

Jupe harus menghilangkan nama Perez di belakang namanya lantaran permintaan sang mantan suami. Damien keberatan jika Jupe masih menyandang nama Perez setelah bercerai pada 2010.

“Iya, nanti ganti nama, tapi kan butuh persiapan juga, bikin nasi kuning dan bubur merah putih,” kata Jupe.

Jika tetap memakai nama Perez, ia diwajibkan membayar royalti pada Damien. Tak tanggung-tanggung, Jupe dikenai harga Rp 1 miliar. “Saya harus bayar Rp 1 miliar per tahun, gila, mahal,” sebutnya.

Meski ia mengaku nama Perez membuat pamornya naik, Jupe siap untuk mengganti nama bekennya dengan nama lain. Padahal, menurut Jupe, dulunya Damien sendiri yang meminta ia memakai nama Perez sebagai nama dirinya di industri hiburan.

Kini, Jupe sedang memilih nama yang akan menggantikan kata Perez di belakang namanya. Atau bisa jadi kelak Jupe mamakai nama belakang Castano, karena sebentar lagi Jupe akan menikah dengan kekasihnya, Gaston Castano.

Sempat tak direstui dari ibunda, namun akhirnya Jupe dapat melangsungkan pernikahannya dengan pesepak bola asal Argentina tersebut. Kabarnya, Jupe sibuk mempersiapkan hari besar yang akan diselenggarakan pada bulan depan itu.

Tak tanggung-tanggung, Jupe rencananya akan menggelar resepsi pernikahan di empat negara sekaligus. Di tanah kelahiran Gaston, Argentina, di Indonesia dan dua tempat lagi di Australia dan Brazil. Meski di banyak tempat, Jupe tetap sangat antusias dengan pernikahannya di Argentina.

“Nanti di sana (Argentina) pas lagi ada karnaval, saya pengen juga dirayakan sama warga sana semua. Jangan kalah sama Evita Peron,” jelas pemilik nama asli Yuli Rachmawati ini.

Semuanya sudah dipersiapkan, termasuk tema gaun dan adat yang akan digunakan. Nantinya, Jupe akan menggabungkan beberapa adat sekaligus di pernikahannya itu. Adat Argentina, Jawa dan juga Sunda.

Jupe akan mengenakan total delapan gaun pengantin di empat negara dengan tema sensual, sesuai atas permintaan Gaston.

“Gaston request-nya sensual, saya juga bingung,” selorohnya.

Jupe juga sedang mempersiapkan bentuk undangan yang unik. Ia sedang menyiapkan undangan yang berbentuk barang-barang yang berhubungan dengan sepak bola agar dapat digunakan penerimanya.

“Kan kalau dua ratus ribu jadi pajangan saja, sayang. Mungkin bentuknya bola atau yang berhubungan sama olahraga sepak bola,” cetusnya.

Gosip yang beredar, untuk pesta besarnya tersebut, Jupe harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 10 miliar. Saat dikonfirmasi, Jupe hanya meminta kelancaran untuk pernikahan keduanya itu.

“Doakan saja. Insya Allah, karena ini kan ada sponsornya,” akunya polos.
Tiga tahun lalu, Jupe mendapat gelar kebangsawan dari Keraton Kasunanan Surakarta.

Ia diberi gelar Nimas Ayu Temenggung. Kini, ia lagi-lagi mendapatkan gelar kehormatan dari Suku Dayak.

Jupe diberi gelar Nyai Intan Garinda yang berarti ‘wanita yang sangat cantik’ karena keterlibatannya dalam produksi film yang mengangkat adat istiadat suku Dayak, di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Media di Kalimantan Barat mengabarkan pemberian gelar itu mengundang penolakan dari sejumlah aliansi organisasi dan tokoh Dayak. Hal ini kembali mengingatkan pemberitaan sebelumnya bahwa gelar dari Keraton Solo untuk Jupe juga dicabut pada Februari lalu.

Terkait pemberian gelar dari Suku Dayak ini, salah satu tokoh masyarat Kalimantan, Joandrias Hartoyosengo, mengatakan bahwa gelar yang sudah diberikan tak akan dicabut.

Namun, seakan tak ingin mencari masalah, Jupe buru-buru minta izin untuk mengembalikan gelar ini.  [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya