Meski sudah terpilih menjadi orang nomor satu di Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tetap memperlihatkan kesederhanaan layaknya masyarakat biasa. Ganjar memilih menggunakan kereta api saat hendak menuju Semarang, ibukota tempat dia akan memimpin, untuk menjalani pelantikan pada Jumat besok (23/8).
Ganjar yang mengenakan kemeja bergaris dibalut jaket kulit hitam tetap juga memperlihatkan sisi humanisnya dengan berbaur bersama penumpang lainnya.
Dalam kesempatan itu, mantan Wakil Ketua Komisi II DPR ini berceritra bahwa menjadi Gubernur bukanlah impiannya. Namun, putra asal Semarang itu mengaku sebagai insan politik, dirinya siap ditempatkan dimana saja untuk mengabdi kepada rakyat.
"Saya tidak pernah mimpi se-pesifik itu (jadi Gubernur). Saya ditempatkan dimana saja akan siap kalau memang untuk rakyat," kata Ganjar, saat berbincang di dalam Kereta Api Argo Bromo Anggrek Malam, dalam perjalanan dari Stasiun Gambir, Jakarta menuju Stasiun Tawang Semarang, Rabu (21/8) malam.
Bagi dia, tugas baru sebagai Gubernur Jateng bukan menjadi hal yang istimewa. Sebab politik, menurutnya, baik di eksekutif maupun di yudikatif sebagai hal yang sama, yakni memperhatikan nasib rakyat.
"Dulu pikirannya nasional, sekarang lebih ke eksekutif. Jadi harus lebih jelas, lebih terukur. Yang penting urusan rakyat," tambah politikus PDIP itu.
[dem]