Berita

jumhur hidayat/net

Sangat Tepat Bila Demokrat Mengusung Jumhur Hidayat di 2014

SENIN, 19 AGUSTUS 2013 | 15:39 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Hingga saat ini, kondisi kesejahteraan rakyat Indonesia masih cukup memprihatinkan. Di saat yang sama, pembangunan belum benar-benar merata, sementara proses konsolidasi demokrasi masih berjalan tersendat-sendat.

Karena itu, kata Ketua Umum Serikat Kerakyatan Indonesia (Sakti), Standarkiaa Latief, kepemimpinan nasional hasil Pemilu 2014 harus merefleksikan tuntutan perubahan dan perbaikan Indonesia menjadi lebih baik. Karena itu pula, dibutuhkan revitalisasi kepemimpinan nasional yang lebih progresif, berkarakter dan visioner.

"Kepemimpinan nasional ke depan harus mampu meningkatkan kualitas demokrasi yang lebih substansial sebagai capaian mutlak, yaitu pemerataan hasil-hasil pembangunan ekonomi," kata Standarkiaa Latief saat dihubungi wartawan beberapa saat lalu (Senin, 19/8).


Visi tersebut, lanjut Standarkiaa, melekat kuat dalam perjuangan aktifis gerakan pro demokrasi sejak dekade 80-an. Karena itu, Jumhur Hidayat, yang muncul dari generasi di era tersebut sangat tepat maju sebagai kandidat dalam konvensi Partai Demokrat dalam waktu dekat ini.

"Konvensi PD nanti sepatutnya memphatikan hal tersebut jika ingin memperbaiki citranya ke depan," ungkap Standarkia.

Standarkiaa pun menambahkan bahwa Konvensi ini harus terbebas dari kooptasi patronase politik yang sangat feodal. Hal ini penting dan sangat mendasar bila Demokrat ingin membuktikan bahwa konvensi sungguh-sungguh sebagai ajang untuk menjaring kandidat bervisi pembaharuan. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya