Berita

gerindra/net

Gerindra Prihatin Uang Rakyat Digunakan untuk Pencitraan Semu

SENIN, 19 AGUSTUS 2013 | 14:07 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sehari setelah SBY memberi penghargaan Bintang Mahaputra Adipradana kepada delapan orang menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, di beberapa harian nasional  muncul iklan ucapan selamat kepada beberapa orang menteri penerima penghargaan. Antara lain ucacapan kepada Jero Wacik, Djoko Kirmanto, dan Suryadharma Ali.

"Kami mempertanyakan berapa jumlah uang rakyat yang dihamburkan dalam pemasangan iklan-iklan tersebut," kata Kepala Bidang Kominfo Partai Gerindra, Ondy A. Saputra, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 19/8).

Gerindra, lanjutnya, merasa prihatin sebab dipastikan iklan-iklan yang dipasang oleh institusi-institusi publik dan perusahaan milik negara itu mencapai ratusan juta rupiah. Gerindra misalnya menemukan iklan-iklan ucapan selamat dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Agama. Tidak hanya itu, iklan-iklan sejenis juga kami temukan dari BUMN seperti Jasa Marga, SKK Migas, dan Perusahaan Gas Negara.


"Sungguh sangat disayangkan apabila uang negara digunakan untuk pencitraan semu. Perlu diketahui oleh masyarakat, bahwa biaya pemasangan iklan di media cetak nasional cukup mahal. Gerindra paling kritis ketika uang rakyat disalahgunakan demi kepentingan pejabat negara," tegasnya, sambil mengatakan bahwa sikap ini bertentangan dengan sikap Partai Gerindra yang anti pemborosan uang rakyat.

"Gerindra sejak awal telah menentang segala jenis pemborosan uang rakyat. Gerindra adalah partai yang secara vokal menentang pembangunan gedung baru DPR. Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto juga sudah lama melarang anggota Fraksi Gerindra untuk ikut dalam studi banding ke luar negeri yang jelas salah satu modus penghamburan uang rakyat," demikian Ondy A. Saputra. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya