Berita

tb hasanuddin/net

Jenderal TBH Tagih Omongan SBY soal Keutuhan NKRI

MINGGU, 18 AGUSTUS 2013 | 16:31 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Presiden SBY ditagih janji untuk bertindak tegas dan membuktikan pidato kenegaraannya yang disampaikan jelang Hari Kemerdekaan, pada Jumat kemarin (16/8). Dalam pidato itu SBY mengatakan bahwa NKRI adalah harga mati.

Penagih janji tersebut adalah Wakil Ketua Komisi I, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin. Hal ini terkait dengan informasi adanya dua buah kapal dari Australia yg mengangkut kurang lebih 50 orang aktivis pro Papua Merdeka sedang bertolak ke Papua.

"Sesuai dengan pidato kenegaraan, maka pertahankanlah keutuhan NKRI dengan cara apapun, tak ada kompromi apapun," tegas TB Hasanuddin kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Minggu. 18/8).


TB Hasanuddin mengingatkan bahwa kedatangan aktivis pro OPM itu secara langsung maupun tidak langsung akan berpengaruh terhadap semangat separatisme di bumi Papua yang memang sedang ada masalah. Langsung atau tidak langsung, kedatangan mereka ini pasti untuk menciptakan diintegrasi bangsa ini.

"Aparat harus tegas mencegahnya, tapi kalau sekedar sebagai turis di Bali ya biarkan saja," ungkap TB Hasanuddin, yang merupakan politisi PDI Perjuangan.

TB Hasanuddin pun kembali mengingatkan bahwa ia sepakat masalah Papua harus diselesaikan sebaikbaiknya oleh pemerintah Indonesia sendiri, tanpa intervensi orang lain atau negara manapun. Pemerintah Indonesia pun harus menunjukan solusi terbaik kepada dunia, bahwa Indonesia dapat menyelesaikan masalah dalam negrinya secara damai dan beradab.

"Jangan biarkan masalah Papua terkatung-katung bahkan membuat orang lain pun ikut jengkel," tegas TB Hasanuddin. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya