Berita

dewi aryani/net

PDI Perjuangan Pertanyakan Empati Pemerintahan SBY pada Mesir

JUMAT, 16 AGUSTUS 2013 | 06:29 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Mesir menjadi contoh nyata bahwa pertarungan ideologi dan kekuasaan selalu mengorbankan rakyatnya sendiri.

Namun di luar pertarungan ideologi di internal mereka, Indonesia, sebagai negara yang memiliki hubungan historis dengan Mesir, hingga saat ini belum memiliki sikap yang tegas. Padahal sejatinya tragedi dan pembantaian kejam di Mesir, mengusik nilai-nilai kemanusiaan secara universal, termasuk bagi Indonesia.

Bila menengok sejarah, ungkap politisi PDI Perjungan, Dewi Aryani, Mesir dan Indonesia memiliki hubungan yang tak bisa dipisahkan.  Mesir adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia


"Mana empati Indonesia kepada Mesir?" tanya Dewi Aryani, sebagaimana disampaikan kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 16/8), sambil membandingkan sikap Indonesia dengan negara lain. Denmark misalnya sudah suspend aid ke Mesir, Perancis dan Jerman sudah summon Dubes Mesir, Ekuador bahkan sudah memanggil Duta Besarnya untuk pulang.

Dewi pun mendesak pemerintahan SBY secara tegas mengutuk tindakan militer yang membabi buta dan mendesak pemerintahan Mesir hasil kudeta untuk menghentikan segala tindak kekerasan. Pemerintah Indonesia, tidak bisa hanya bisa diam dan menonton saja. Pemerintah Indonesia harus segera meminta organisasi negara-negara Islam (OKI) untuk mengadakan rapat, mencari solusi, dan menjadi penengah.

"Jika perlu Indonesia yang memdiasi," tegas Dewi, yang juga anggota Komisi VII DPR, sambil menegaskan bahwa apapun alasannya, tidak ada justifikasi untuk melakukan kudeta terhadap pemerintahan yang dipilih secara demokratis. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya