Berita

presiden sby/net

KRISIS MESIR

PKS Sesalkan Pemerintahan SBY yang Cuma Bisa Prihatin

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 | 15:08 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Komunitas internasional harus mengutuk tindakan represif militer Mesir dalam membubarkan aksi demonstrasi para pendukung Mursi.

"Semua negara yang menjunjung tinggi demokrasi tidak boleh diam atas jatuhnya ratusan nyawa demonstran akibat tindakan represif militer Mesir itu," kata anggota Komisi I dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Syahfan Badri Sampurno, beberapa saat lalu (Kamis, 15/8).

Syahfan pun menyesalkan sikap diam Amerika Serikat dan negara-negara Barat terhadap tragedi demokrasi di Mesir. Padahal selama ini, AS dan negara-negara Barat selalu mengklaim sebagai kampiun demokrasi.


"Sikap diam mereka mengindikasikan bahwa mereka sebenarnya menerapkan standar ganda dalam penerapan demokrasi di dunia. Dan sudah seharusnya bertanggung jawab terhadap pembantaian pendukung Mursi, mengingat mereka sejak awal  mendukung kudeta militer Mesir," tambahnya.

Syahfan juga menyesalkan sikap pasifnya diplomasi luar negeri pemerintahan SBY selama ini terhadap permasalahan Mesir.Seharusnya Indonesia, selaku salah satu pemerakarsa gerakan Non Blok bersama Mesir dahulu, dan juga selaku negeri muslim paling demokratis di dunia bisa mengambil peranan lebih aktif menyikapi aksi represif militer Mesir itu.

"Kami menyayangkan selama ini yang keluar dari sikap pemerintah menyangkut mesir hanya kata prihatin tanpa tindakan nyata," pungkasnya. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya