. Sejumlah tokoh yang tergabung dalam Gerakan Menegakkan Kedulatan Negara (GMKN) yang dipimpin Din Syamsuddin mau menemui pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), siang ini (Kamis, 15/8).
Tujuan kedatangan para aktivis GMKN ini mau mendukung KPK dalam memberantas korupsi di dunia migas. Din Syamsuddin sendiri, yang juga Ketua Umum PP Muhammadiyah, sudah menyatakan dukungannya kepada KPK untuk memberatas korupsi di dunia migas hingga ke akar dan pucuknya.
Selama ini, korupsi di dunia migas cukup sulit dibuktikan. Namun hampir semua pihak yang konsen dalam persoalan ini tahu bahwa ada mafia dan kartel di dunia migas yang bisa menyedot uang triliunan rupiah per tahun.
Mafia di dunia migas ini seakan mulai terkuak setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini pada Selasa malam (13/8). Rudi disebutkan menerima suap dari salah satu perusahaan migas asal Singapura, yang selama ini menjadi trader minyak.
Banyak yang percaya, kasus Rudi ini hanya fenomena gunung es, atau bongkahan kerikil di atas bukit. Artinya, kasus korupsi di dunia migas ini bukan hanya terjadi SKK Migas, namun juga melibatkan lingkaran struktural yang lebih besar dan juga aktor yang lebih berkuasa di banding Rudi.
[ysa]