Berita

sabam-jokowi/net

Sabam Sirait Bangga dengan Langkah-langkah Jokowi Memimpin Jakarta

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 | 10:53 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kota Jakarta memiliki banyak persoalan. Di antara persoalan itu adalah banjir dan kemacetan. Persoalan kependudukan juga menjadi masalah yang sama pentingnya untuk segera diatasi.

Karena itu, kata politisi senior PDI Perjuangan, Sabam Sirait, Jokowi-Basuki tidak bisa sendirian mengatasi persoalan Jakarta ini. Jokowi-Basuki harus dibantu semua masyarakat dan juga lembaga-lembaga yang ada di tingkat ibukota, untuk mewujudkan Jakarta Baru.

Apalagi, lanjut Sabam, ke depan, ada banyak program yang harus dituntaskan oleh Jokowi. Sebut saja misalnya merevitalisasi pasar-pasar lain, selain sukses menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang. Begitu juga monorail yang sudah diprogramkan sejak awal ataupun pembangunan pulau-pulau di Kepulauan Seribu.


"Meski banyak pekerjaan rumah yang harus dihadapi Jokowi, tapi hingga saat ini, kita senang dengan kepemimpinan Jokowi, kita gembira dengan program dan langkah-langkah Jokowi," kata Sabam kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 15/8).

"Karena itu, kita semua, di tempat dan level masing-masing, harus bantu Jokowi," kata Sabam lagi, yang mencalonkan menjadi senator atau anggota DPD dari Jakarta.

Salah satu bentuk bantuan yang sederhana itu misalnya, ungkap Sabam, adalah membuang sampah pada tempatnya. Dengan bantuan sederhana seperti ini maka secara langsung membantu Jokowi menciptakan Jakarta yang indah, bersih dan nyaman.

"Saya baca di surat kabar, soal kota Seoul di Korea Selatan. Kota itu kotor, sungainya menjadi limbah industri. Tapi karena kerja pemerintah yang dibantu masyakarat, akhirnya menjadi bersih, indah dan nyaman. Nah kita ingin, suatu saat, sungai Ciliwung nantinya menjadi bersih dan bahkan menjadi tujuan pariwisata," ungkap Sabam.

Sabam, yang melatih 300 tim sukses untuk memenangkan Jokowi dalam Pilkada Solo untuk periode kedua, juga menambahkan bahwa ia percaya dengan kepemimpinan Jokowi di Jakarta. Bahkan ia pun menyarankan semua gubernur yang ada di Indonesia belajar dari kepemimpinan Jokowi.

"Bila semua gubernur seperti Jokowi, kita tidak sulit untuk menyaingi Malaysia dan Thailand, walupun kita bukan bertujuan untuk bersaing dengan negara manapun" ungkap Sabam, yang juga deklator PDI, sebelum berubah menjadi PDI Perjuangan.

Hal yang paling penting dari kepemimpinan Jokowi, masih kata Sabam, adalah soal kejujuran. Jokowi misalnya, jujur dan transparan dalam menggunakan anggaran.

"Jadi kita gembira dan bangga ada orang jujur seperti Jokowi, dan kita semua harus mendoakaan agar dia sukses memimpin Jakarta," demikian Sabam. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya