Berita

dradjad h wibowo/net

SUAP SKK MIGAS

Ekonom Senior Tak Tahu Apakah Prof Rudi Rubiandini Tetap Idealis Seperti Dulu

RABU, 14 AGUSTUS 2013 | 14:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Meski secara personal bukan teman dekat, namun Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Dradjad H Wibowo, mengaku bila dulu sering berkomunikasi dengan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini. Kepada Rudi, ekonom senior ini sering menimba ilmu soal migas. Saat berkomunikasi itu, Dradjad menangkap kesan dari alumnus ITB ini.

"Yang bersangkutan adalah akademisi yang mumpuni dalam bidangnya, dan sangat idealis waktu kami sering komunikasi dulu. Jadi saya banyak berguru pada yang bersangkutan tentang Migas," kata Dradajad beberapa saat lalu (Rabu, 14/8).

Karena itu, Dradjad agak terkejut ketika Rudi bersedia masuk di BP Migas, apalagi menjadi Wakil Menteri ESDM. Sebab, tak jauh beda dengan Dradjad, sebagian pandangan Rudi tidak cocok dengan kebijakan pemerintahan sekarang. Karena itu, idealnya, Rudi, sebagaimana Dradjad, tetap berada di luar pemerintahan.


"Karena tugas sebagai Waketum PAN, saya memang tidak lagi banyak mengkritisi pemerintah untuk menjaga soliditas di partai. Namun konsistensi sikap dalam prinsip-prinsip kebijakan itu tetap diperlukan. Itu yang membuat saya terkejut ketika yang bersangkutan bersedia masuk dalam jajaran pemerintah," ungkap Dradjad.

Dradjad pun merasa kehilangan teman seperjuangan bila benar Rudi menerima suap. Bagaimanapun, sektor migas Indonesia kita membutuhkan overhaul besar-besaran. Sebab saat ini, banyak pemborosan yang antara lain membuat subsidi membengkak jauh lebih besar dari yang semestinya. Di saat yang sama, cost recovery sering tidak terkendali, sementara produksi anjlok terus. Sedangkan dari waktu ke waktu, pembangunan kilang masih saja cuma menjadi wacana, sementara ada banyak permainan dalam produksi, impor maupun distribusi migas.

"Kita perlu otak-otak brilian seperti Prof Rudi. Kalau orang seperti yang bersangkutan sampai kejeblos seperti ini, ini benar-benar sebuah setback, sebuah langkah mundur yang memprihatinkan. Yah, minyak itu memang licin dan melicinkan," ungkap Drdajad.

Dradjad pun menambahkan, bahwa ia sering memberi nasihat kepada para politisi junior di bawahnya. Dalam nasihat itu disampaikan bahwa santri yang alim di pesantren itu adalah hal yang biasa saja. Akan menjadi luar biasa, dan teruji kesantriannya, bila sudah masuk Jakarta namun tetap alim.

"Karena lama tidak berkomunikasi, saya tidak tahu apa yang bersangkutan (Rudi) masih tetap idealis seperti dulu. Namun saya memang sering melihat akademisi, aktifis atau siapa saja yang pada awalnya idealis, lalu berubah drastis ketika sudah masuk ke dalam kekuasaan, baik di eksekutif, legislatif maupun yudikatif," demikian Dradjad. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya