Berita

skk migas/net

SUAP SKK MIGAS

Selain Rudi Rubiandini, Hampir Semua Pimpinan SKK Migas Adalah Orang BP Migas

RABU, 14 AGUSTUS 2013 | 08:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ibarat bayi, SKK Migas sudah dipersoalkan sejak lahir. Tak sedikit kalangan yang menilai SKK Migas ini merupakan "anak haram" yang lahir berdasarkan Peraturan Presiden No 9/2013 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi.

Disebut anak haram, karena SKK Migas dinilai hanyalah wujud baru dari BP Migas. BP Migas sendiri dibubarkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) karena keberadaanya dinilai bertentangan dan UUD 1945.

Selain dari sisi otoritas, keyakinan bahwa SKK Migas ini hanyalah wujud baru dari BP Migas ini juga terlihat dari orang-orang yang mengisi di dalamnya. Hampir semua orang SKK Migas adalah orang-orang BP Migas. Tak terkecuali Rudi Rubiandini, Kepala SKK Migas yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga adalah bekas Deputi Pengendalian Operasi BP Migas.


Bukan hanya Rudi, hampir semua pimpinan SK Migas adalah juga bekas pimpinan di BP Migas.

Wakil Kepala SKK Migas Johanes Widjonarko adalah mantan Wakil Kepala BP Migas; Sekretaris SKK Migas Gde Pradnyana adalah mantan Deputi Pengendalian Operasi BP Migas; Pengawas Internal SKK Migas Priyo Widodo adalah mantan Kepala Divisi Pengendalian Finansial BP Migas; Deputi Pengendalian Perencanaan SKK Migas Aussie B. Gautama adalah mantan tenaga ahli konsep eksplorasi dan cadangan BP Migas.

Begitu juga dengan Deputi Pengendalian Operasi SKK Migas Muliawan. Muliawan adalah mantan Kepala Divisi Operasi Produksi dan Kepala Divisi Pengendalian Operasi BP Migas.

Kini dorongan agar keberadaan SKK Migas dibekukan atau bahkan dibubarkan kembali menguat setelah KPK menangkap Rudi pada Selasa malam (13/8). Banyak yang percaya, penangkapan Rudi ini hanya fenomena puncak gunung es. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya