Berita

POLEMIK SIDANG ISBAT

ZK: Nanti Tak Ada Lagi Perbedaan Lebaran

SENIN, 12 AGUSTUS 2013 | 22:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Perbedaan awal puasa Ramadhan dan tanggal 1 Syawal atau Idul Fitri bakal terus terjadi selama penetapannya dilakukan dengan metode dan kriteria yang berbeda.

Penegasan tersebut disampaikan Dr Zainun Kamal, dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, kepada Rakyat Merdeka Online, Senin (12/8).

Menurut dia, baik metode hisab yang digunakan Muhammadiyah maupun metode rukyat yang antara lain dipakai Nahdlatul Ulama sama-sama merujuk pada hadits. Karena kedua metode tersebut dipegang atas keyakinan kebenaran masing-masing maka tidak mungkin salah satunya dinafikkan.


"Sekalipun metodenya berbeda yang terpenting adalah saling menghargai, tidak menjadikan perbedaan sebagai masalah," katanya.

Menurut dia, kaum muslim Indonesia sekarang ini sudah dewasa dalam menyikapi perbedaan yang ada. Meski begitu Zainun percaya kedepan metode hisab bakal dipakai dalam penetapan awal puasa Ramadhan dan Lebaran seiring meluasnya pola pikir saintis umat. Dengan begitu nanti tak akan ada lagi perbedaan awal puasa Ramadhan dan Idul Fitri.

"Yang sekarang percaya rukyat bisa berubah karena perkembangan sains. Suatu saat akan ketemu," tandasnya.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya