Berita

ilustrasi/net

LEBARAN

Gunakan Mobil Dinas, PNS di Sumbar Seperti Tak Takut KPK

SENIN, 12 AGUSTUS 2013 | 20:53 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ternyata, meski sudah dilarang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), beberapa kendaraan dinas digunakan oleh para pegawai negeri sipil (PNS) di Sumatera Barat di hari raya Idul Fitri.

"Mereka (PNS itu) seperti tidak takut KPK yang melarang penggunaan mobil dinas pada lebaran ini," kata Presedium Komite Aksi untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad), Haris Pertama, beberapa saat lalu (12/8).

Berdasarkan investigasi Kamerad, Haris mencatat beberapa kendaraan yang digunakan PNS tersebut. Yaitu bernopol BA 49 D, BA 1561 L, BA 12 K, BA 5 E, BM 1792 AP, BA 1734 DV, BA 62 E, BA 33 NA dan BA 1745 B. Bahkan, Kamerad menemukan satu mobil dinas plat B yang digunakan di Sumbar.


"Ini mobil dinas yang digunakan untuk mudik ke Sumbar, B 9135 DQ. Tentunya ini bisa ditindak oleh KPK," ujar Haris.

Di Sumbar, lanjut Haris, Kamerad membuka posko untuk pengawasan mobil dinas. Dan jika ada warga yang menemukan mobil dinas tersebut, bisa mengadukan ke posko Kamerad KAMERAD dengan nomer telpon 081311134049.

"Kami meminta Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno untuk bertanggungjawab atas banyaknya kendaraan dinas yang dipakai di hari raya," beber aktivis HMI ini.

Tidak hanya itu, Haris juga sangat menyayangkan banyak polisi menyambi pekerjaan lain dengan mengawal beberapa mobil-mobil plat hitam, yang tentunya membuat macet.

"Kami menuntut juga Dirlantas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Drs. Ibnu Isticha untuk dicopot dari jabatannya, karena membiarkan anak buahnya melakukan pekerjaan diluar dinas kepolisian," tandas Haris. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya