Berita

ilustrasi/net

Dunia

AS Sebut Bomber di Irak sebagai Musuh Islam

MINGGU, 11 AGUSTUS 2013 | 19:06 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Serangan terhadap warga sipil masih terus berlanjut di Irak. Bahkan serangan bom masih saja dilakukan negara mayoritas muslim itu pada saat perayaan Idul Fitri 1434 Hijriyah.

Serangan bom teranyar itu terjadi pada Sabtu (10/8) malam waktu setempat. Bom dengan dahsyat menghantam kafe, pusat perbelanjaan dan taman saat warga tengah merayakan Lebaran. Akibatnya, sebanyak 57 orang tewas dan 150 lainnya mengalami luka-luka.

Pemerintah Amerika Serikat berang melihat aksi ini. Selain mengutuk pelaku penyerangan, AS juga menyebut mereka sebagai "musuh-musuh Islam" yang harus diperangi bersama.


"Para teroris yang melakukan tindakan ini adalah musuh Islam dan musuh bersama dari Amerika Serikat, Irak, dan masyarakat internasional," kata Departemen Luar Negeri AS sebagaimana dilansir Reuters (Minggu, 11/8).

Menanggulangi insiden ini terjadi kembali, pihak AS pun mengulang kembali tawaran hadiah 10 juta dolar AS kepada orang yang memberikan informasi mengenai keberadaan pemimpin al Qaeda Abu Bakr al Baghdadi yang diduga sebagai otak di balik penyerangan tersebut.

"Ia terlibat dalam serangkaian serangan di Irak sejak tahun 2011, dan mengaku bertanggung jawab atas operasi=operasi terhadap penjara Abu Ghraib dekat Baghdad, serangan bom bunuh diri terhadap Kementerian Kehakiman, dan serangan-serangan-lain terhadap pasukan Irak dan warga Irak," kata JuruBicara Departemen Luar Negeri AS Jen Psaaki. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya