Berita

narkoba sabu/net

Politik

Sipir Ditumbalkan untuk Tutup Kasus Jaringan Narkoba?

JUMAT, 09 AGUSTUS 2013 | 09:20 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pengungkapan lebih jauh temuan pabrik narkoba di dalam Lapas Cipinang, Jakarta Timur, tentunya ditunggu oleh publik. Syaratnya, pengusutan wajib dilakukan dengan baik dan benar.

"Saya minta Badan Narkotika Nasional dan Polda Metro Jaya mengungkap persoalan ini hingga tuntas, jaringannya harus diurai dan ditindak dengan tegas," kata anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Aboe Bakar, kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat pagi (9/8).

Dia juga tak yakin, produksi sabu dan ekstasi di Cipinang cuma melibatkan seorang sipir Lapas Narkotika yang berinisial G.


"Saya kira tidak mungkin bahan dan alat produksi narkoba itu bisa diselundupkan ke dalam Lapas Cipinang hanya dengan peran Sipir 'G'," tegas dia. 

"Pengamanan Lapas itu kan ada beberapa lapis, tidak mungkin memasukkan beberapa jirigen bahan dan alat produksi narkoba tanpa di-backup oleh jaringan khusus," urainya lagi.

Dia menduga ada upaya menumbalkan sipir G untuk melindungi anggota jaringan narkotika yang lain. Bila prosedur dijalankan dengan benar, seorang napi tidak mungkin bisa memasukkan barang-barang haram ke Lapas.

Dia contohkan, terpidana mati kasus narkoba, Freddy Budiman, yang mencoba menyelundupkan sabu saat dipindahkan ke penjara Nusakambangan saja bisa ketahuan.

"Freddy yang mencoba mengelabui petugas Nusakambangan dengan memasukkan sabu dalam celana dalamnya saja ketahuan. Apalagi barang-barang sebesar itu, mustahil bila hanya diperankan satu orang sipir saja," tutur Aboe Bakar.

Dia tambahkan, kini publik menunggu keberanian BNN dan Polri untuk mengusut perkara ini. Di sisi lain, keterbukaan dan kerjasama Kementerian Hukum dan HAM juga akan berpengaruh pada pengungkapan kasus ini. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya