Berita

Politik

Penjahat Makin Nekat Uji Nyali Dengan Polisi

RABU, 07 AGUSTUS 2013 | 12:01 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ind Police Watch (IPW) sangat prihatin dengan kasus penembakan anggota Polsek Cilandak di kawasan Jakarta Timur, yang menyebabkan korban tewas seketika. Kasus polisi jadi sasaran kejahatan ini adalah kasus yg ketiga di Jakarta dalam sebulan terakhir.

"Sepertinya, para penjahat di Jakarta makin nekat saja. Mereka tidak hanya menjadikan warga biasa sebagai target kejahatannya, kini polisi pun jadi sasarannya," kata Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, kepada Rakyat merdeka Online, Rabu (7/8).

 Sebelum penembakan terhadap anggota Polsek Cilandak, ada dua peristiwa lainnya. Yakni penembakan terhadap polisi di Cireunde Jaksel dan upaya perampokan terhadap 4 polisi di kemayoran. Keempat polisi dengan dua sepeda motor yang sedang bertugas di kemayoran itu sempat menjadi sasaran penjahat yang hendak merampok sepeda motornya. Untung polisi tersebut bertindak cepat hingga 1 dari 4 penjahat yang bersenjata golok itu brhasil ditembak.


"Fenomena sikap nekat ini muncul sejak 3 tahunterakhir. Awalnya, kantor polisi yang menjadi sasaran perusakan para pelaku. Lalu ada kasus pengeroyokan terhadap polisi, terutama polisi yang hendak menangkap tersangka kejahatan," imbuh Neta.

Menurut  Neta, salah satu pnyebab berkembangnya kasus ini adalah karena polisi makin tidak berwibawa di depan masyarakat, sehingga banyak penjahat uji nyali "menantang" polisi. Apalagi mereka melihat bahwa polisi-polisi sekarang sangat tidak terlatih dan terlalu gampang dipecundangi. Bercermin dari kasus ini sudah saatnya para polisi mawas diri dan melatih diri dgn maksimal agar terlatih dan profesional.

"Institusi Polri harus mencermati fenomena ini dengan serius dan melatih para anggotanya dengan maksimal, sehingga polisi-polisi di jajaran bawah berwibawa dan disegani masyarakat, serta tidak ada lagi penjahat yang nekat melakukan "uji nyali" terhadap polisi-polisi yang sedang bertugas di lapangan," pungkas Neta. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya