Berita

oegroseno/net

BOM VIHARA EKAYANA

Jenderal Oegroseno Diyakini Tidak Akan Gegabah Menyimpulkan Pelaku Pengeboman

SENIN, 05 AGUSTUS 2013 | 12:20 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Melihat track record selama ini, hampir bisa dipastikan Wakapolri Komjen Oegroseno tidak akan gegebah menuduh kelompok tertentu di balik aksi pengeboman Vihara Ekayana.

Keyakinan ini disampaikan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISP) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Teguh Santosa, saat berbincang beberapa saat lalu (Senin, 5/8).

"Saya optimis Oegroseno akan lebih obyektif dalam melihat kasus pengeboman ini. Saya juga cukup yakin Oegroseno tidak akan gegebah menyebut bahwa serangan ini adalah serangan teroris, istilah yangsering digunakan untuk memojokkan kelompok Muslim," kata Teguh.


Dalam catatan Teguh, track record Oegroseno itu antara lain terlihat dalam operasi mengejar kelompok perampok di Medan beberapa waktu lalu. Oegroseno tidak terburu-buru mengaitan perampokan itu dengan kelompok teroris Islam fundamentalis. Oegro berkesimpulan bahwa perampokan itu dilakukan kelompok bersenjata yang mengganggu keamanan. Sikap Oegro ini melawan "teori" umum yang berkembang di Mabes Polri saat itu, yang mengaitkan aksi perampokan itu dengan gerakan teroris Islam fundamentalis.

Dalam beberapa kasus, Oegro juga obyektif dalam melihat fakta. Dia misalnya selalu berangkat dari tempat kejadian perkara (TKP) dalam menganalisa peristiwa, dan tidak mau terjebak dalam asumsi yang sudah berkembang di sebagian aparat sendiri.

Karena itulah, Teguh juga percaya mantan Kapolda Sumatera Utara ini memiliki kewenangan yang cukup, di masa transisi Kapolri Jenderal Timur Pradopo ini, untuk menggerakkan anak buahnya bekerja profesional. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya