Berita

Lebaran Teguran Tahunan Tidak Meratanya Pembangunan

SENIN, 05 AGUSTUS 2013 | 06:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Di antara berbagai hari raya di dunia seperti "Thanksgiving", "Mardi Gras", dan "New Year", kata kunci "lebaran" termasuk salah satu yang paling tinggi diperbincangkan di jejaring sosial Twitter. Dalam dua tahun terakhir, 4 Agustus 2011-4 Agustus 2013, perbincangan "New Year" mencapai 63,9 juta, "Thanksgiving" 29,3 juta, "Lebaran" 21,6 juta, sementara "Mardi Gras" 1,9 juta perbincangan.

Begitu dikatakan analis Prapancha Research (PR) Rendy Mahesa menyampaikan hasil pantauan terbaru PR melaui jejaring sosial Twitter, Minggu malam (4/8).


"Ingat, lebaran hanya diperbincangkan di Indonesia sementara perayaan-perayaan lainnya diperbincangkan di berbagai negara," ujar Rendy.

Pantauan PR lebih jauh menemukan sebagian besar kicauan terkait lebaran tak lepas dari aktivitas konsumtif. Secara kasar, Rendy menyebutkan, lima dari 10 kicauan yang melibatkan kata kunci "lebaran" menyinggung tentang makanan, baju baru, atau festival perayaan yang berlangsung di hari H. Tren pembicaraan tentang "baju" dan "makanan" mengalami peningkatan signifikan di minggu Lebaran, di mana perbincangan baju meningkat 102% dan makanan 106% sebagaimana hasil pantauan minggu Lebaran yang lalu, tanggal 16-23 Agustus 2012.

"Selain oleh studi-studi lapangan yang pernah dilakukan, anggapan bahwa Lebaran identik dengan peningkatan pengeluaran uang terbenarkan oleh data kami," imbuh Rendy.

Namun, kata Rendy, selain bergerak dengan sangat cepat selama kurun lebaran, uang juga menjangkau daerah-daerah di Indonesia secara merata mengikuti pergerakan para pemudik. Sekurang-kurangnya bila satu kepala menghabiskan biaya minimal Rp 1 juta selama mudik, dengan asumsi jumlah pemudik mencapai 30 juta orang, maka uang yang berputar ke daerah-daerah akan mencapai Rp 30 triliun atau setara 2% APBN.

Rendy menambahkan, dengan demikian bisa dibilang momen lebaran bukan hanya memberikan berkah secara spiritual namun juga berkah secara sosial. Aktivitas perekonomian yang sebelumnya terpusat di kota-kota besar mengalami pemerataan ke daerah-daerah sebagaimana tak pernah terjadi di momen-momen lain. Namun demikian, bertambahnya pemudik setiap tahun juga menunjukkan kian besarnya tenaga-tenaga kerja dari daerah yang terserap ke kota-kota besar. Hal ini menunjukkan masih belum meratanya pembangunan di negeri ini sehingga orang-orang mesti pergi ke kota untuk mencari penghidupan.

"Dapat disimpulkan, di satu sisi lebaran menjadi momen pemerataan kesejahteraan. Selain karena derasnya uang mengalir dari pusat-pusat perekonomian ke berbagai penjuru negeri, selama kurun lebaran aktivitas konsumsi secara masif juga tersebar di berbagai daerah, bukan hanya di kota-kota besar. Namun di sisi lain, lebaran juga menjadi "teguran tahunan" yang mengingatkan kita bahwa pembangunan dan kesejahteraan di negeri ini belum terdistribusi secara merata," tandas Rendy. [dem]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya