Berita

bashar al-assad

Dunia

Klaim Presiden Assad Disusul Bom yang Tewaskan 40 Orang

JUMAT, 02 AGUSTUS 2013 | 16:54 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Sebanyak 40 orang tewas dan sedikitnya 160 lainnya luka-luka akibat ledakan di tempat persembunyian senjata di pusat kota Homs, Suriah.

Kejadian itu dituturkan kelompok penentang Presiden Bashar al-Assad. Ledakan itu terjadi di bagian Tenggara kawasan Wadi al-Dhahab, pada Kamis waktu setempat. Menurut pengamat Suriah untuk Hak Asasi Manusia, kawasan itu sebelumnya sudah diambil alih oleh pihak militer.

Dikutip dari Al-Jazeera (Jumat, 2/8), pengamat Suriah untuk HAM itu menyatakan bahwa para korban terdiri dari tentara dan warga sipil. Sementara, beberapa yang terluka sedang dalam keadaan kritis.


Ledakan itu dilaporkan disengaja oleh kelompok pemberontak di kawasan Wadi al-Dahab. Ledakan itu juga terdengar hingga beberapa mil jauhnya.

Yang menarik, tragedi di tengah getirnya perang saudara Suriah itu terjadi setelah Presiden Assad menegaskan rezimnya akan menang dalam konflik dalam negeri yang sudah berjalan 28 bulan dan menewaskan menewaskan lebih dari 100.000 orang..

Saat berpidato di hadapan para perwira militer memperingati hari angkatan bersenjata Suriah ke-68, Assad mengklaim kemajuan besar dalam beberapa waktu terakhir dari pergerakan pasukannya.

Ia juga kembali menuduh kekuatan asing dan kelompok teroris Islam berada di balik perang saudara tersebut. [ald]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya