Berita

ilustrasi/net

Majelis Taklim Harus Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

KAMIS, 01 AGUSTUS 2013 | 22:57 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bahaya narkoba yang terus mengancam masyarakat kini kian meluas. Penyebaran narkoba pun tidak pandang bulu, dan menimpa semua kalangan.

Karena keprihatinan ini,  Direktorat Desimenasi Informasi Badan Narkotika Nasional(BNN) dan Gerakan Nurani Nusantara (GANN) terus menerus giat melakukan sosialisai penyalahgunaan bahaya Narkoba. Kamis sore tadi (1/8), BNN dan GANN kembali menggelar acara Focus Group Discussion yang bertema "Indonesia Bebas Narkoba", dan disosialisasikan kepada ibu-ibu  Majelis Taklim di Beji Depok.

Hasil diskusi ini menyimpulkan bahwa penyalahgunaan narkoba yang marak saat ini harus terus dibendung dengan mengintensifkan peran serta dan  penyebaran informasi yang tepat tentang cara pencegahan dan penangulangannya. Dan Majelis Taklim yang sebagian besar beranggotakan ibu-ibu rumah tangga dapat berperan menjadi kelompok pencegah penyalahgunaan narkoba.


Dalam kesempatan ini, Kepala Seksi Media Elektronik BNN dari Direktorat Diseminasi Inormasi BNN, Diah Hariani, mengingatkan semua pihak agar berperan aktif dalam mencegah narkoba. Apalagi ibu-ibu Majlis Taklim yang secara rutin memberikan pembekalan kepada Ibu Rumah Tangga harus diselipkan pengetahuan anti-narkoba .

Sementara itu, ketua GANN M. Fariza Y Irawady mengukapkan bahwa upaya pencegahan ini terus berkejaran dengan upaya para bandar memperluas pasarnya. Untuk itu tidak ada jalan lain, kecuali semua pihak harus benar-benar serius mencegahnya.

Acara FGD ini merupakan upaya kongkret BNN dalam melakukan pencegahan karena peserta selain diberi pengetahuan bahaya dan pencegahan Narkoba juga diberi semangat dan motivasi untuk terus hidup positif dan bermakna oleh GANN.

"Dipilihnya Majelis Taklim Nurul Iman di Beji ini merupakan upaya BNN dan GANN ini untuk memperluas jaringan masyarakat anti narkoba," demikian Sekjen GANN Varhan Abdul Azis. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya