Berita

tb hasanuddin/net

CALON PANGLIMA TNI

Operasi Sajadah yang Digelar Ahmad Heryawan Jadi Catatan untuk Jenderal Moeldoko

RABU, 31 JULI 2013 | 08:28 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Presiden SBY sudah mengajukan calon pengganti Panglima TNI, Laksamana Agus Suhartono. Sosok yang diajukan SBY itu adalah Jenderal Moeldoko, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat. Surat pengajuan SBY ini sudah diterima DPR, sejak 15 Juni lalu.

Meskipun baru menjabat dua bulan sebagai Kasad, kata Wakil Ketua Komisi I, Meyjen (Purn) TB Hasanuddin, Moeldoko memang sudah memenuhi persyaratan sebagai Panglima TNI sesuai dengan UU TNI No 34/2004. Moeldoko pun, meski memegang jabatan tak terlalu lama, namun sudah menjabat dua kali jabatan penting saat bintang tiga. Jabatan itu adalah sebagai Wakil Gubernur Lemhanas dan Wakil Kasad. Meoldoko pun pernah dua kali menjadi Panglima Kodam.
 
"Catatan publik yang cukup menarik dan mendapat soroton tajam saat itu, adalah saat dia menjabat sebagai Pangdam Siliwangi. Saat itu Kodam terlibat dalam "operasi sajadah" yang digelar Gubernur Jabar Ahmad Heryawan untuk menyisir orang-orang Ahmadiah di wilayah Jabar," kata TB Hasanuddin saat dimintai keterangan soal Moeldoko beberapa saat lalu (Rabu, 31/7). 


Di luar itu, lanjut TB Hasanuddin, ada lima point tugas penting yang harus diselesaikan Panglima TNI ke depan. Pertama, meningkatkan disiplin TNI yang dianggap makin merosot dengan adanya kasus Cebongan dan berbagai perkelahian antara TNI dengan Polri. Kedua. meningkatkan profesionalisme dan kesejahtraan prajurit. Ketiga, meneruskan reorganisasi TNI melalui program  minimum essensial force  (MEF). Keempat, tetap menjaga netralitas TNI.

Dan kelima, ungkap TB Hasanuddi, adalah menyelesaikan berbagai perangkat lunak TNI sesuai UU TNI no 34/2004. Antara lain menuntaskan soal bisnis TNI , Peradilan umum untuk militer, hukum disiplin militer, doktrin-doktrin TNI yang sesuai dengan tekhnologi dan HAM dan pembinaan karir.

Kemungkinan, masih kata TB Hasanuddin, uji kelayakan terhadap Moeldoko akan digelar Komisi 1 DPR setelah tanggal 20 Agustus 2013. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya