Berita

Karang Taruna Dapat Jadi Benteng Pencegahan Bahaya Narkoba

RABU, 31 JULI 2013 | 07:08 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Angka penyalahgunaan Narkoba yang kian meningkat, juga semakin menyadarkan pemuda untuk semakin  peduli dalam memberantas Narkoba. Paling tidak tergambar dari sikap Karang Taruna yang ada di Depok.

"Karang Taruna siap menjadi kader pencegahan penyalahgunaan narkoba," kata Ketua  Karang Taruna Pondok Petir, Depok, Muhammad Aji, di sela acara Focus Group Discission (FGD), yang digelar Gerakan Nurani Nusantara (GANN) bekerjasa dengan Direktorat Diseminasi Informasi BNN di Sekretariat GANN pusat Cinere Depok (Selasa, 30/7). Diskusi ini dilakukan dalam upaya memberantas penyalahgunaan bahaya Narkoba yang ada dimasyarakat terutama pada para pemuda-pemuda Indonesia.

Antusiasme pemuda Karang Taruna pun terlihat saat mengikuti kegiatan yang positif ini. Terlihat 50 peserta ersemangat untuk melakukan aktivitas positif sesuai pengetahuan yang mereka dapatkan .


Kasubid Elektronik Diseminasi Informasi BNN yang hadir pada FGD ini, Chodijah, memaparkan bahwa saat ini diperkirakan 4 juta orang di Indonesia terkena penyalahgunaan Narkoba. Untuk itu BNN ingin terus membentuk jejaring untuk membentengi masyarakat dari bahaya Narkoba, dan Karang Taruna merupakan wadah yang tepat untuk melakukan hal tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum GANN, M. Fariza Y Irawady, memaparkan materi hidup positif bermakna untuk sesama tanpa Narkoba. Ia mengakui bahwa memang terdapat 4 juta jiwa yang telah terkena penyalahgunaan Narkoba. Tapi dia optimis sebab masih ada 230 juta penduduk Indonesia yang belum terkena, dan memang  harus dilindungi dan dicegah agar tidak terkena. Oleh karena itu upaya pemberantasan harus sama kuatnya dengan pencegahan penyalahgunaan Narkoba.

"Karang taruna merupakan garda terdepan yang dapat berperan menjadi peer educator pendidik sebaya bagi rekan-rekannya agar tidak terjerumus dalam bahaya Narkoba," katanya.

Dalam kesempatan ini, Sekjen GANN, Varhan Abdulah Azis, menapresiasi BNN yang secara intensif menyebarkan informasi dalam bentuk FGD ke kantong-kantong atau kelompok masyarakat.

"Saya sangat mengapresiasi upaya BNN terus berusaha memberantas penyalahgunaan Narkoba, untuk itulah GANN berkomitmen untuk terus mendukung upaya BNN ini. Jaringan narkoba yang makin besar harus diimbangin dengan jaringna masyarakat anti narkoba yang jauh lebih besar," demikian  Varhan Abdulah Azis. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya