Berita

rmol

Politik

Otto Hasibuan: Kenapa KPU Jatim Tidak Klarifikasi Dukungan Karsa?

KAMIS, 25 JULI 2013 | 20:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur dinilai tidak bekerja secara profesional menyelenggarakan pilgub Jatim. Kuasa hukum Khofifah Indar Parawansa-Herman Surjadi Sumawiredja, Otto Hasibuan, menyatakan KPU Jatim tidak transparan atas putusan mencoret Khofifah-Herman (Berkah).

"Ada pernyataan Teradu (KPU) di koran bahwa jika PTUN memenangkan pasangan Khofifah maka akan melakukan banding. Belum apa-apa kok mau banding," kata Otto di dalam persidangan di Gedung DKPP, Jakarta, Kamis (25/7).

Otto juga menyebut KPU Jatim bertindak tidak netral dan memihak. Hal itu terlihat pada saat menerima pendaftaran dari pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa) pada 19 Mei 2013.


"Beberapa partai politik pendukung Karsa ternyata tidak dilengkapi dengan surat keputusan DPD dan lainnya tetapi tetap diterima oleh Teradu. Seharusnya tidak lolos," ujarnya.

Otto melanjutkan KPU Jatim juga tidak mengecek keaslian surat rekomendasi dari Partai Keadilan dan Partai Persatuan Nahdlatul Ulama Indonesia (PPNUI). Sementara, KPU kemudian mencoret Khofifah-Herman karena dinilai ganda.

"Sebenarnya dukungan itu yang satu asli dan yang satu palsu, kok ada ganda. Padahal, untuk pasangan Berkah harus diklarifikasi sedangkan untuk pasangan Karsa tidak," ujarnya. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya