Berita

Dunia

Penjara Irak Diserang, Al Qaeda Akui Bertanggung Jawab

RABU, 24 JULI 2013 | 15:32 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Cabang Al-Qaeda di Iran mengakui bertanggung jawab atas penyerangan terhadap dua penjara di Irak, penjara Abu Ghraib dan Taji. Akibatnya, lebih dari 500 tahanan telah dibebaskan dalam penyerangan itu.

Seperti dilansir dari Al-Jazeera, Rabu (24/7), Kementerian Dalam Negeri Irak menyatakan bahwa beberapa penjaga penjara juga menolong para penyerang saat penyerangan penjara itu terjadi di Abu Ghraib.

Lebih dari 50 orang, termasuk 26 orang penjaga dan tentara Irak terbunuh dalam serangan bersenjata yang dibantu dengan bom bunuh diri.


"Ada konspirasi antara penjaga dari kedua penjara dan teroris yang menyerang penjara. Itu juga menjadi alasan utama meningkatnya banyaknya terjadi hal seperti ini," demikian Kemendagri Irak.

Sementara informasi dari Kementerian Kehakiman Irak menyatakan bahwa sebanyak 260 tahanan kabur dari penjara Abu Ghraib di pinggiran kota Baghdad. Dari 500 orang telah dibebaskan, sebanyak 150 di antaranya telah ditangkap kembali.[wid]


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya