Berita

m sukron/net

HARGA SEMBAKO NAIK

Gita Wirjawan Terlalu Sibuk Menebar Citra Bermodal Muka

SABTU, 20 JULI 2013 | 13:32 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Hingga saat ini, kebutuhan harga sembilan bahan pokok (Sembako) belum juga benar-benar stabil. Namun sepertinya pemerintah, dalam hal ini Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, seakan tidak mengambil langkah apapaun.

"Gita lebih sibuk mengurus dirinya sendiri. Gita terlalu sibuk menebar citra bermodal muka dan gelar doktor dari luar negeri padahal tidak bisa berbuat apa-apa," kata Ketua Umum Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (Perisai) Perindo, Muhammad Sukron, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Sabtu, 20/7).

Menurut Sukron, Gita tak pernah merasakan hidup susah sehingga tak pernah peduli dengan penderitaan rakyat. Lebih parah lagi, Gita begitu percaya diri ikut konvensi calon presiden dari Demokrat dengan hanya bermodalkan kedekatan pada Cikeas.


"Gita cuma bermimpi jadi presiden. Faktanya, untuk mengurus harga sembako saja tidak mampu," tegas Sukron, yang juga mantan pimpinan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Memang, lanjut Sukron, ada beberapa kemungkinan mengapa Gita tak juga ambil langkah untuk menstabilkan harga. Kemungkian pertama memang Gita tidak mampu. Kemungkinan kedua karena Gita dikendalikan kartel sembako. Atau kemungkinan ketiga, Gita dikelilingi para mafia pencari rente dari kebijakan impor.

"Sebab ujungnya, cara instan untuk menstabilkan harga yang selama ini dilakukan pemerintah hanya dengan cara impor. Tapi apapun kemungkinan itu, Gita harus bertanggungjawab," demikian Sukron. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya