Berita

dahlan iskan/net

Dahlan Iskan: Impor Daging Lebih Efektif Diangkut Pesawat Carter

RABU, 17 JULI 2013 | 13:07 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menilai impor daging sapi yang dilakukan Bulog bisa lebih efektif jika dilakukan dengan menggunakan pesawat carter, dibanding dengan pesawat komersial biasa.

Pasalnya bila melalui pesawat komersial biasa, daging sapi beku yang didatangkan dari Australia harus diangkut lebih dari satu pesawat.

"Sebenarnya kalau bisa carter sih mending carter saja," ucap Dahlan di Gedung Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (17/7).


Meski begitu, mantan dirut PLN ini mengakui untuk menggunakan pesawat carter saat ini masih terkendala, mengingat biaya pengiriman yang tidak sedikit.

"Idealnya carter, tapi kan harganya tidak bisa lebih murah dari sekarang," tambahnya.

Lebih lanjut, kata Dahlan, untuk lebih mempercepat proses pendistribusian daging guna menurunkan harga, setiap pesawat tujuan Australia-Jakarta selalu akan diangkuti daging sapi.

"Pokoknya tiap ada pesawat dari Australi bisa ngangkut daging," lanjut bos Jawa Pos ini.

Sebelumnya, Kepala Bulog Sutarto Alimoeso mengatakan bahwa pihaknya saat ini tidak mungkin melakukan pengiriman menggunakan pesawat carteran. Selain biayanya lebih mahal, dikhawatirkan biaya itu akan dibebankan pada konsumen.

"Saat ini dikirim pakai reguler, enggak mungkin carter, karena biayanya mahal. Kita kan mau jual daging sapi lebih murah, kalau harganya nanti mahal sama saja donk," pungkasnya.

Seperti diketahui, Perum Bulog mengirim daging sapi impor dari Australia ke Indonesia menggunakan maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan Qantas. Setiap harinya ada 12 ton daging yang diangkut melalui tiga penerbangan komersial yaitu dua penerbangan Garuda dan satu Qantas. Masing-masing penerbangan mengangkut 4 ton daging. [rsn]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya