Berita

FOTO: GETTY IMAGES

Dunia

Kuba Kirim Senjata Tua ke Korea Utara

RABU, 17 JULI 2013 | 09:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemerintah mengirimkan peralatan tempur tua ke Korea Utara. Senjata-senjata itu disembunyikan di bawah tumpukan karung gula di dalam sebuah kapal milik Korea Utara. Otoritas Panama menangkap kapal itu dan membongkar semua muatannya.

CNN melaporkan Menteri Luar Negeri Kuba mengakui bahwa senjata-senjata seberat 240 metrik ton itu adalah milik Kuba dan akan diperbaiki di Korea Utara.

Peralatan perang yang ditemukan itu dibuat pada pertengahan abad ke-20 termasuk di dalamnya dua misil anti-serangan udara, sembilan misil yang sudah dibongkar dan bagian-bagian dari pesawat jet MiG 21 beserta15 motor.


Dalam penjelasan resmi Kementerian Luar Negeri Kuba mengatakan senjata-senjata tua itu dikirim ke Korea Utara untuk diperbaiki dan akan digunakan dalam rangka mempertahankan kedaulatan negara.

Di bagian lain pernyataan itu juga ditegaskan sikap pemerintah Kuba mendukung perdamaian dunia dan proses pelucutan senjata termasuk nuklir. Kuba juga disebutkan menghormati hukum internasional.

Panama memutuskan menahan kapal Korea Utara itu bersama 35 awak kapal di dalamnya. Menteri Keamanan Panama, Jose Raul Mulino, mengatakan, keputusan menahan kapal itu karena awak kapal berusaha mensabotase kapal dengan memotong kabel pada krane yang akan digunakan untuk menurunkan muatan.

Akibatnya, ujar Mulino, otoritas pelabuhan Panama terpaksa menurunkan 255 ribu karung gula dengan tangan. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya