Berita

ilustrasi/net

Kembalikan Area Timbun Pelabuhan, 71 Kontainer Dipindahkan ke TPS Marunda

SELASA, 16 JULI 2013 | 08:05 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Seluruh instansi di Pelabuhan Tanjung Priok sudah menjalin kesepakatan untuk bersama-sama mengurangi kontainer-kontainer yang long stay atau berhenti lama di pelabuhan, baik itu yang sudah dapat Surat Perintah Pengeluaran Barang (SPPB) maupun yang belum.

Adapun pengurangan penimbunan barang ini dilakukan dengan memindahkan barang atau kontainer tersebut ke tempat penimbunan sementara (TPS) di Marunda dan Cikarang.

TPS Marunda diperuntukkan bagi kontainer yang sudah mendapat SPPB namun belum mau keluar dari pelabuhan.


Sedang bagi kontainer yang perizinannya belum diterbitkan oleh instansi terkait atau belum mendapat SPPB akan dipindahkan ke TPS Cikarang.

"Marunda yang sudah dapat SPPB, Cikarang yang belum dapat SPPB, tapi tekait dengan belum dipenuhinya izin dengan instansi terkait," ujar Kepala Kantor Pelayanan Utama Tipe A Bea Cukai, Tanjung Priok, Bahaduri Wijayanta dalam konpers tentang dwelling time di Kantor KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok, Jakarta (Senin, 15/7).

Ia mengatakan bahwa kontainer yang sudah dipindahkan ke TPS Marunda sejak Minggu (14/7) hingga Senin (15/7) sebanyak 71 kontainer.

"Kenapa dua hari masih 71 kontainer? ini kan masalah masih macet, biasanya (kalau tidak macet) sudah seratus. Semoga macetnya tidak parah," harap Bahaduri yang mengenakan seragam pertugas Bea Cukai.

"Sementara untuk yang di Cikarang mudah-mudahan besok (hari ini) sudah bisa dipindahkan,"tambahnya.

Ini semua membuktikan bahwa kita semua komitmen untuk mengurangi penimbunan kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok.

"Supaya area timbun kembali lapang," tandasnya. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya